Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 09 DESEMBER 2025 • 17:15 WIB

Walikota Jogja Hasto Beberkan Peralihan Lalu Lintas Terbaru, Jembatan Kewek Dilarang Dilintasi Kendaraan Berat Mulai Besok

Walikota Jogja Hasto Beberkan Peralihan Lalu Lintas Terbaru, Jembatan Kewek Dilarang Dilintasi Kendaraan Berat Mulai BesokWalikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo. (Olivia Rianjani)

JOGJA - Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menjelaskan langkah rekayasa lalu lintas yang diterapkan di kawasan Jembatan Kewek, jalur masuk menuju Malioboro, untuk mengantisipasi kemacetan.

Menurut Hasto, Pemkot Yogyakarta akan memberlakukan penutupan parsial di Jembatan Kewek.

"Jembatan Kewek itu kita tutup hanya untuk kendaraan kecil. Kendaraan besar tidak kita lewatkan di situ,” ujarnya saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Selasa (9/12/2025).

Penutupan ini membuat jembatan hanya bisa dilalui kendaraan kecil dan sepeda motor, sementara bus dan truk dilarang melintas.

"Kebijakan ini menjadi bagian dari skema uji coba rekayasa arus lalu lintas yang masih dalam tahap penyesuaian," jelas Hasto.

Baca juga: Kekuatan Jembatan Kewek Kota Jogja Tinggal 20 - 30 Persen, Walikota Hasto Sebut Kementerian PU Pusat Siapkan Anggaran Rp 19 Miliar Tahun 2026

Selain itu, Pemkot juga telah memasang traffic light baru di pertigaan Jembatan Kleringan, sisi utara Kewek, untuk mengatur kendaraan dari dua arah.

"Kendaraan dari arah barat (Jalan Mangkubumi) dan dari arah timur (Kotabaru) memang harus menunggu lampu itu untuk masuk ke Malioboro,” jelas Hasto.

Hasto menambahkan, arus kendaraan dari Kotabaru menjadi penyebab utama kemacetan di kawasan tersebut.

"Arus yang paling banyak membuat kemacetan adalah yang datang dari Kotabaru. Yang dari sana terpaksa lewat Kewek dan Kleringan,” katanya.

Kendati demikian, Pemkot berkoordinasi dengan Pemda DIY dalam mengalihkan arus dari hulu. Hasto menuturkan sebagian bus dari Ring Road Timur akan diarahkan melalui Ring Road sebelum masuk Kota Yogyakarta.

"Kalau mau ke Jogja lewat Jalan Magelang, nanti sampai Pingit baru masuk ke Jogja,” jelasnya.

Baca juga: Sepiring Makan Gratis Dan Kost Murah Ala Warkop Perjuangan Jogja: Pelipur Lara Mahasiswa Perantau Terdampak Banjir Sumatera

Sehingga, menurut Hasto, langkah pengalihan arus di hulu ini diyakini dapat mengurangi tekanan kendaraan dari Kotabaru dan Kridosono.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Doorstop

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Walikota Jogja Hasto Beberkan Peralihan Lalu Lintas Terbaru, Jembatan Kewek Dilarang Dilintasi Kendaraan Berat Mulai Besok

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!