Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 09 DESEMBER 2025 • 14:55 WIB

Hadiah Harkodia 2025, KPK Ungkap Skor Survei Penilaian Integritas 2025 Capai 72, Naik dari Tahun Sebelumnya

Hadiah Harkodia 2025, KPK Ungkap Skor Survei Penilaian Integritas 2025 Capai 72, Naik dari Tahun SebelumnyaKetua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto, dalam konferensi pers Harkodia 2025 di Kompleks Kepatihan Yogyakarta. (Olivia Rianjani)

JOGJA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto, mengungkapkan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025 yang menunjukkan skor nasional mencapai 72, naik sekitar 0,8 hingga 0,9 poin dibanding tahun sebelumnya.

Hal ini disampaikan Setyo dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Yogyakarta.

"Skor Survei Penilaian Integritas adalah 72, lebih tinggi 0,8 atau 0,9 dari tahun sebelumnya. Tentu angka ini adalah angka rata-rata secara nasional," ujarnya.

Baca juga: Titiek Soeharto Tanggapi Isu Dugaan Suap Bantuan Banjir Bandang Sumatera: Jangan Suuzon

Ia menjelaskan bahwa sejumlah kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah telah mencatat skor di atas 80. Namun, masih ada pula instansi yang berada di bawah 70, sehingga perlu menjadi perhatian serius bagi deputi pencegahan, pendidikan, serta peran serta masyarakat.

"Kalau didalami angka itu, ada beberapa kementerian, lembaga, pemerintah, kemudian pemerintah daerah yang sudah di atas 80. Tetapi sebaliknya ada juga yang angkanya di bawah 70. Ini menjadi perhatian," tegasnya.

Selain itu, Setyo juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan publik dan media dalam pemberantasan korupsi selama kegiatan KPK di Yogyakarta.

"Saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan atas dukungan dari semua yang sudah memberikan kontribusi publikasi terhadap kegiatan KPK selama di Yogyakarta," katanya.

Mengangkat tema Hakordia 2025 “Satukan Aksi Basmi Korupsi”, Setyo juga menegaskan bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya tanggung jawab KPK atau aparat penegak hukum, tetapi seluruh lapisan masyarakat.

"Kami ingin bahwa urusan pemberantasan korupsi itu memang menjadi tanggung jawab KPK, tanggung jawab APH, tapi setidaknya semua pihak dan semua lapisan masyarakat juga punya peran," jelasnya.

Menurutnya, kontribusi masyarakat bisa dimulai dari hal kecil, seperti memberikan informasi atau menjaga integritas di lingkungan masing-masing. Ia juga berharap penyelenggaraan Hakordia di Yogyakarta bisa menjadi momentum nasional.

"Saya berharap kegiatan yang dilakukan di Yogyakarta ini auranya menerobos semua provinsi, kabupaten/kota di Republik Indonesia," pesannya.

Baca juga: Absen pada Puncak Harkodia 2025 di Jogja, Presiden Prabowo Minta KPK Jangan Ragu Brantas Korupsi

Oleh karena itu, Setyo menekankan bahwa Hakordia seharusnya tidak hanya diperingati setiap 9 Desember, tetapi menjadi pengingat sepanjang tahun.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Doorstop

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Hadiah Harkodia 2025, KPK Ungkap Skor Survei Penilaian Integritas 2025 Capai 72, Naik dari Tahun Sebelumnya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!