Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 17 JULI 2026 • 17:55 WIB

Kisah Rofi, Anak Penjual Ikan Keliling Cilacap yang Tembus Psikologi UGM dengan Kuliah Gratis

Kisah Rofi, Anak Penjual Ikan Keliling Cilacap yang Tembus Psikologi UGM dengan Kuliah GratisRofi Arif Robbani bersama orang tuanya. (Istimewa)8

JOGJA - Impian tidak akan pernah menjadi kenyataan jika hanya disimpan di dalam hati dan pikiran. Hal itulah yang dibuktikan oleh Rofi Arif Robbani, alumnus SMA Negeri 1 Maos, Cilacap, Jawa Tengah.

Lewat kerja keras, manajemen waktu yang ketat, dan ketekunan, anak seorang penjual ikan keliling ini sukses diterima di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Kebahagiaannya kian lengkap setelah ia dinyatakan mendapat subsidi UKT 100 persen alias kuliah dengan biaya nol rupiah.

Selama duduk di bangku SMA, Rofi dikenal sebagai siswa yang aktif. Hari-harinya diisi dengan belajar, berorganisasi, melakukan penelitian, hingga mengikuti berbagai kompetisi. Bagi Rofi, setiap tanggung jawab harus diselesaikan dengan skala prioritas yang jelas.

Komitmen itu ia buktikan saat harus menyelesaikan penelitian untuk Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) di tengah persiapan ujian akhir sekolah. Kerja kerasnya membuahkan hasil manis dengan koleksi delapan penghargaan dari tingkat kabupaten, nasional, hingga internasional.

Beberapa prestasinya antara lain Juara 1 Festival ELINS FMIPA UGM 2024, Silver Medal Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) 2023, serta Bronze Medal International Science and Invention Fair (ISIF) 2023. Di luar kompetisi, ia juga memimpin Duta Literasi Perpustakaan Griya Pasinaon dan aktif dalam Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) di sekolahnya.

Benih-benih impian kuliah di UGM sejatinya tumbuh kuat saat ia menjadi finalis Festival Elektronika dan Instrumentasi (ELINS) FMIPA UGM 2024. Atmosfer kampus tersebut langsung mencuri hatinya.

"Waktu datang ke FMIPA UGM saya benar-benar bilang ke diri sendiri, pokoknya saya harus keterima UGM bagaimana pun caranya," ujarnya, Jumat (17/7/2026).

Baca juga: Janda di Sleman yang Hidupi Keluarga Lewat Jualan Air Omset Rp 1,5 Juta Per Bulan, Kini Anaknya Masuk UGM Tanpa Biaya

Meski mengantongi banyak prestasi di bidang sains dan rekayasa, Rofi memilih jalan berbeda dengan mengambil jurusan Psikologi. Ia memiliki misi besar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental (mental health awareness) lintas generasi, serta membantu mengurangi konflik dalam keluarga.

Ketegangan memuncak di rumahnya yang berada di Adipala, Cilacap, sesaat sebelum pengumuman SNBP dibuka. Rofi bahkan meminta sang ibu untuk segera pulang agar bisa melihat hasilnya bersama-sama di ruang tamu.

"Yang pertama saya bilang waktu itu cuma, ‘Hah, keterima," kenang Rofi.

Tak berselang lama setelah pengumuman kelulusan, kejutan manis kembali menghampiri keluarga Rofi. Saat sedang berkumpul bersama teman-temannya, ia sempat bingung melihat nominal subsidi kuliah yang diberikan UGM. Setelah dipastikan biaya kuliahnya benar-benar nol rupiah, ia langsung melakukan panggilan video dengan sang ibu.

"Itu benar-benar sebuah berkah bagi kami. Saya jadi bisa kuliah dengan lebih tenang tanpa harus terlalu memikirkan biaya," ucap Rofi.

Keberhasilan Rofi tidak lepas dari tetesan keringat sang ayah, Hasan Ismail. Setiap pagi, Hasan berkeliling dari rumah ke rumah menjajakan ikan di wilayah Cilacap demi masa depan anak-anaknya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dikirim Melalui E-mail

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kisah Rofi, Anak Penjual Ikan Keliling Cilacap yang Tembus Psikologi UGM dengan Kuliah Gratis

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!