Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 17 JULI 2026 • 14:00 WIB

Bye-Bye Becak Motor! Malioboro Masuki Era Bekalista Garapan SMKN 3 Jogja diresmikan Menkeu Purbaya Bersama Sultan HB X

Bye-Bye Becak Motor! Malioboro Masuki Era Bekalista Garapan SMKN 3 Jogja diresmikan Menkeu Purbaya Bersama Sultan HB XMenteri Keuangan Purbaya saat mencoba Bekalista di sepanjang Alun - Alun Selatan. (Olivia Rianjani)

JOGJA - Kawasan wisata legendaris Jalan Malioboro bersiap sepenuhnya memasuki era baru transportasi ramah lingkungan yang bebas dari polusi suara dan asap. Melalui kolaborasi strategis tingkat tinggi, pemerintah secara resmi meluncurkan program Becak Kayuh Listrik Pariwisata (Bekalista) sekaligus Pasar Rakyat Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) 2026 di Sasono Hinggil Dwi Abad, Alun-Alun Kidul, Yogyakarta, Kamis (16/7/2026).

Langkah progresif ini menandai dimulainya sterilisasi becak motor (bentor) secara bertahap di jantung wisata Yogyakarta. Menariknya, proyek modifikasi armada ramah lingkungan ini 100 persen diproduksi secara lokal oleh tangan-tangan kreatif siswa SMK Negeri 3 Yogyakarta yang bermitra dengan Kementerian Keuangan melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP) sebagai penyokong dana.

Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para siswa SMKN 3 Yogyakarta yang memegang penuh kendali dari rantai produksi, perakitan, kelistrikan, hingga kesiapan ekosistem pendukungnya. 

Purbaya merinci, peresmian ini dimulai dari penyiapan secara lengkap 12 stasiun pengisian daya, satu bengkel mobile, delapan baterai cadangan, serta bengkel induknya di SMK Negeri 3 Yogyakarta.

"Ada Kepala Sekolahnya di sini? SMK Negeri 3? Mantap Pak. Ini bukan SMK itu kan? Mobil nasional itu kan? Pembangunan melibatkan 100 persen tenaga lokal Yogyakarta yakni mulai dari fabrikasi, perakitan, kelistrikan, hingga teaching factory di lingkungan pendidikan kejuruan. Saya titip stasiun pengisian daya harus benar-benar menyala, mudah digunakan, dan dirawat dengan baik," ujarnya disambut tawa hadirin.

Purbaya juga secara tegas meminta jajarannya di PIP untuk aktif jemput bola mencari potensi luar biasa dari sekolah-sekolah kejuruan lokal untuk program kemasyarakatan lainnya.

"Bapak, nanti kalau ada proyek yang lain, bisa Bapak bantu. Ajukan aja, panggil orang PIP, suruh dia mikir bisa enggak membantu. Kalau bisa bantu, saya akan suruh mereka untuk bantu. Jangan mobil listrik, jangan mobil nasional dulu ya. Pasti banyak kemampuan dari SMK yang bisa dimanfaatkan," katanya.

Baginya, esensi kebijakan fiskal negara harus benar-benar dirasakan efek dominonya oleh masyarakat tingkat bawah. Kehadiran Bekalista ini diharapkan langsung menyentuh periuk nasi para pengemudi becak tradisional.

"Bagi wisatawan perjalanan dengan becak mungkin hanya berlangsung 10 sampai 20 menit, tapi bagi seorang tukang becak itu bisa berarti belanja dapur, biaya sekolah, dan cukupnya kebutuhan keluarga. Kepada para pelaku UMKM agar jaga kualitas dan kejujuran. Silakan berinovasi, gunakan teknologi, perluas pasar, tapi jangan kehilangan karakter dan identitas produk," tegas Purbaya.

Mengakhiri sambutannya, Purbaya mengucapkan terima kasih kepada Pemda DIY, Keraton Yogyakarta, serta seluruh lembaga keuangan mikro yang terlibat seraya menitipkan pesan pemanfaatan teknologi tepat guna untuk generasi muda.

"Dari Yogyakarta, mari kita kirimkan pesan kepada Indonesia ekonomi yang kuat, tumbuh dari rakyat. Hari ini yang kita elektrifikasi bukan sekadar becak. Yang kita nyalakan adalah peluang, harapan, dan masa depan keluarga," tandas Purbaya.

Filosofi Mulia di Balik Bekalista Oleh Sultan HB X

Bye-Bye Becak Motor! Malioboro Masuki Era Bekalista Garapan SMKN 3 Jogja diresmikan Menkeu Purbaya Bersama Sultan HB XGubernur DIY Sri Sultan HB X saat mencoba Bekalista di sepanjang Alun Alun Kidul. (Olivia Rianjani)

Senada, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X menyambut gembira realisasi program ini. Menurut Ngarsa Dalem, kebijakan fiskal yang membumi dan langsung menyasar masyarakat kecil merupakan bentuk kehormatan yang luar biasa bagi Yogyakarta. Ia menegaskan bahwa Bekalista mengemban tiga misi sekaligus.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Bye-Bye Becak Motor! Malioboro Masuki Era Bekalista Garapan SMKN 3 Jogja diresmikan Menkeu Purbaya Bersama Sultan HB X

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!