Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 22 JULI 2026 • 10:20 WIB

Alasan Jogja Disebut Pusat Gerakan Budaya dan Dakwah di Padhang Bulan Fest 2026, Salah Satunya Jadi Harapan Baru Indonesia

Alasan Jogja Disebut Pusat Gerakan Budaya dan Dakwah di Padhang Bulan Fest 2026, Salah Satunya Jadi Harapan Baru IndonesiaKonferensi pers Padhang Bulan Fest 2026, yang berlangsung di Masjid Jogokariyan Yogyakarta, pada Selasa (21/7/2026). (Olivia Rianjani)

JOGJA - Padhang Bulan Fest 2026 disebutkan bukan sekadar festival budaya sekaligus dakwah terbesar, melainkan momentum untuk menghidupkan kembali nilai-nilai luhur warisan para wali dan budaya Jawa yang mengajarkan manusia agar terus berbuat baik, mempererat persaudaraan, serta memberikan manfaat bagi sesama.

Hal tersebut disampaikan Penasehat Padhang Bulan Fest 2026, Ustad Salim A. Fillah, dalam konferensi pers Padhang Bulan Fest 2026 di Masjid Jogokariyan, Yogyakarta, Selasa (21/7/2026). Dimana, festival tersebut dijadwalkan berlangsung pada September 2026 melalui rangkaian safari dakwah di sejumlah titik di Yogyakarta maupun luar Yogyakarta.

Menurut Salim, rangkaian kegiatan yang telah digelar sejak 2022, mulai dari Ojo Leren Dadi Wong Apik, Lir Ilir, hingga kini Padhang Bulan Fest, merupakan ikhtiar merawat filosofi kehidupan yang diwariskan para leluhur dan para wali.

"Event-event yang sudah kita selenggarakan secara tahunan sejak tahun 2022 mulai dari Ojo Leren Dadi Wong Apik, Lir Ilir, dan kemudian bersambung kepada bulan ini. Tentu semuanya dalam rangka untuk bersama-sama memaknai kehidupan yang kita jalani, mengambil akar dari nilai budaya kita, dan sekaligus ajaran para leluhur dakwah, para wali yang telah memberikan kepada kita satu filosofi kehidupan yang sangat luar biasa," ujarnya.

Ia mengatakan filosofi Jawa seperti ojo leren dadi wong apik, urip iku urup, dan awang sinawang mengandung pesan agar manusia terus istiqamah dalam kebaikan, menjauhi iri dan dengki, serta menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain.

"Ojo leren dadi wong apik tentu kesemuanya dalam rangka untuk bersama-sama memaknai kehidupan yang leluhur kita dari generasi ke generasi merawatnya menjadi tanaman yang senantiasa akan bermanfaat. Awang sinawang, terhindari iri dan dengki, menumbuhkan benih-benih kebaikan yang sudah dihadirkan oleh seluruh leluhur kita," jelasnya.

Baca juga: Padhang Bulan Fest 2026 Siap Menyapa Jogja Hingga Perbatasan Magelang-Boyolali: Ada Anies Baswedan dan Pendakwah Gen Z

Menurutnya, tema Padhang Bulan juga memiliki makna mendalam karena diambil dari syair Lir Ilir maupun lagu dolanan Jawa yang menggambarkan terang bulan sebagai simbol kesempatan terbaik untuk berbuat baik.

"Hari ini kita sampai kepada Padhang Bulan, yang Padhang Bulan itu juga menjadi bagian dari syair Lir Ilir, mumpung padhang rembulane, tapi juga sekaligus kita punya lagu dolanan Padhang Bulan, padange kaya rino, yang kemudian menjadi simbol kita semua berada pada kesempatan emas untuk senantiasa melaksanakan hal-hal baik," terang Salim.

Ia bahkan menegaskan kesempatan berbuat baik tidak perlu menunggu waktu yang dianggap ideal.

"Tidak untuk menunggu esok hari, tidak untuk menunggu waktu yang ideal, tetapi berbuat sejak saat ini di kesempatan yang dianugerahkan oleh Allah," ucap Salim.

Lebih lanjut, Salim menjelaskan bahwa tradisi berkumpul di bawah cahaya rembulan dalam budaya Jawa memiliki makna sosial yang kuat.

"Mumpung padhang rembulane ketika rembulan bercahaya. Dan pada malam yang semacam itu bagi kita di Jawa khususnya dimanfaatkan untuk berkumpul bersama, bersilaturahmi, untuk kemudian memperkuat persaudaraan, memperkuat hubungan sosial, perketanggaan. Anak-anak juga dididik untuk kemudian rukun, guyub bersama teman-temannya," tuturnya.

Menurutnya, momentum tersebut juga menjadi ruang refleksi bagi masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Alasan Jogja Disebut Pusat Gerakan Budaya dan Dakwah di Padhang Bulan Fest 2026, Salah Satunya Jadi Harapan Baru Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!