Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 17 OKTOBER 2025 • 14:25 WIB

Waspadai Cuaca Ekstrim, BPBD Sleman Minta Warga Lakukan Pemangkasan Pohon dan Bersihkan Saluran Air

Waspadai Cuaca Ekstrim, BPBD Sleman Minta Warga Lakukan Pemangkasan Pohon dan Bersihkan Saluran AirKepala Pelaksana BPBD Sleman, Raden Haris Martapa. (Olivia Rianjani)

JOGJA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrim yang belakangan terjadi di wilayah setempat. Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Raden Haris Martapa, meminta masyarakat bergotong royong memangkas ranting-ranting pohon dan membersihkan saluran air di lingkungan masing-masing.

Kami ada himbauan untuk seluruh masyarakat di Kabupaten Sleman berkaitan dengan situasi cuaca ekstrem ini. Mohon masyarakat bisa membantu bersama-sama untuk pemangkasan ranting pohon,” ujar Haris, Kamis (16/10/2025).

Menurutnya, dalam beberapa hari terakhir hujan deras disertai angin kencang telah menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan ranting patah di berbagai titik. Tim reaksi cepat BPBD Sleman bahkan harus turun ke tujuh lokasi berbeda untuk menangani kejadian tersebut.

"Dalam hari kemarin misalnya, tim kami DFC itu ada di tujuh lokasi. Banyak pohon tumbang maupun ranting-ranting yang putus. Kami mengimbau agar masyarakat memangkas pohon yang sudah lapuk, terlalu tinggi, atau terlalu rimbun agar tidak menimbulkan masalah ke depan,” terangnya.

Baca juga: Antisipasi Cuaca Ekstrim, BPBD Sleman Bentuk KALTARA dan SPAB

Selain itu, Haris juga menyoroti banyaknya genangan air akibat saluran yang tersumbat oleh sampah. Ia meminta peran aktif seluruh lapisan masyarakat, mulai dari RT, RW, hingga pemerintah desa untuk bersama-sama membersihkan saluran air di sekitar permukiman.

Kami juga mohon kepada masyarakat, Pak RT, RW, Pak Lurah, untuk kerja bakti membersihkan saluran-saluran terutama di kiri kanan rumah masin - masing. Karena sampah yang menyumbat akhirnya masuk ke sungai dan bisa menyebabkan banjir,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak berteduh di bawah pohon atau di dekat jaringan listrik saat hujan lebat, karena hal tersebut sangat berbahaya.

"(Tak lupa) Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, kalau terjadi hujan disertai angin, jangan berteduh di bawah pohon atau di dekat kabel listrik karena itu sangat membahayakan,” tegasnya.

Baca juga: BPBD Sleman Petakan 54 Kalurahan Rawan Banjir Lahar dari Gunung Merapi

Kendati demikian, BPBD Sleman berharap dengan langkah-langkah preventif tersebut, potensi bencana akibat cuaca ekstrem seperti pohon tumbang dan banjir dapat diminimalisir.

Harapannya, upaya ini bisa mengurangi kejadian-kejadian yang tidak kita inginkan,” pungkas Haris.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Waspadai Cuaca Ekstrim, BPBD Sleman Minta Warga Lakukan Pemangkasan Pohon dan Bersihkan Saluran Air

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!