Senin, 16 MARET 2026 • 09:50 WIB

1500 Lebih Perantau Gunungkidul Tiba di Terminal Semin disambut Bupati

Author

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih saat menyambut pemudik di Terminal Semin, pada Minggu (15/3/2026). (Istimewa)

JOGJA - Suasana hangat dan penuh kebahagiaan menyelimuti Terminal Tipe C Semin pada Minggu (15/3/2026). Rombongan peserta program “Mudik Bebarengan 2026 yang diselenggarakan Ikatan Keluarga Gunungkidul (IKG) akhirnya tiba di kampung halaman setelah menempuh perjalanan dari wilayah Jabodetabek.

Kedatangan para pemudik tersebut disambut langsung oleh Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih bersama sejumlah pejabat daerah, di antaranya anggota DPRD Gunungkidul, Asisten II Sekretariat Daerah, serta Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul.

Dalam sambutannya, Endah menyampaikan ucapan selamat datang kepada para perantau yang pulang ke kampung halaman melalui program mudik bersama tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus IKG dan para donatur yang telah membantu terselenggaranya kegiatan itu.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Mas Yanto (Suyanto) sebagai perwakilan dari Ketua Umum IKG karena telah ditugaskan untuk menerima para perantau keluarga besar IKG di Terminal Semin ini," ujarnya.

Menurutnya, kegiatan mudik bersama seperti ini menjadi momen penting bagi warga perantauan untuk kembali berkumpul dengan keluarga. Ia berharap tradisi tersebut terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.

"Semoga di tahun-tahun mendatang suasana semakin akrab dan rukun, sehingga Gunungkidul menjadi ramai karena warga masyarakatnya sejahtera dan bisa pulang untuk menengok keluarga serta kerabat," ucap Endah.

Ketua IKG yang juga Ketua Panitia Mudik Bebarengan 2026, Suyanto, melaporkan bahwa tahun ini sebanyak 31 armada bus diberangkatkan dari wilayah Jabodetabek menuju Gunungkidul. Total peserta yang ikut dalam program tersebut mencapai sekitar 1.570 orang.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan mudik bersama ini terlaksana berkat dukungan para donatur dan partisipasi warga IKG yang secara swadaya menggalang dana.

Baca juga: Antisipasi Kemarau Dini 2026, Pemkab Gunungkidul Siapkan Strategi Varietas Padi Cepat Panen Hingga Layanan "Lapor dok"

Suyanto juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gunungkidul serta Dinas Perhubungan yang telah memberikan dukungan teknis sehingga kegiatan mudik bersama dapat berjalan lancar.

"IKG ke depan harus lebih fokus di bidang sosial tanpa mengesampingkan bidang lainnya. Bidang sosial ini harus kita kelola karena bagi IKG, kegiatan sosial adalah prioritas nomor satu," tegas Suyanto.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Irawan Jatmiko, menilai program mudik bersama turut membantu pemerintah dalam mengatur arus lalu lintas sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan para pemudik.

"Kegiatan ini sangat membantu kelancaran lalu lintas dan meningkatkan standar keselamatan. Bagi Bapak dan Ibu, ini jauh lebih efisien, lebih murah, dan pastinya semuanya akan lebih aman," ujar Irawan.

Ia berharap kerja sama antara pemerintah daerah dan IKG dapat terus ditingkatkan. Bahkan, pihaknya menargetkan jumlah peserta mudik bersama pada tahun mendatang dapat bertambah hingga mencapai sekitar 2.500 orang.

Baca juga: Hadiah Pemudik Lebaran 2026 di Kabupaten Sleman, DPUKP Targetkan Perbaikan 58 Ruas Jalan H+7 Rampung Hingga Siagakan Tim Layani Selama Libur

Kemudian, ia mengimbau para pemudik untuk menjaga kesehatan serta ketertiban selama berada di kampung halaman. Selain itu, masyarakat diingatkan untuk menjaga toleransi antarumat beragama.

"Pasalnya, pada 19 Maret 2026 umat Hindu akan merayakan Hari Raya Nyepi, sementara umat Muslim diperkirakan merayakan Idulfitri pada 20 atau 21 Maret 2026," tandas Irawan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU