Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 14 MARET 2026 • 20:35 WIB

143,9 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran 2026, Peneliti Pustral UGM Bagikan Tips Berkendara Aman, Salah Satunya Istirahat 15 - 30 Menit

143,9 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran 2026, Peneliti Pustral UGM Bagikan Tips Berkendara Aman, Salah Satunya Istirahat 15 - 30 MenitSuasana di Gerbang Tol Purwomartani, Rabu (11/3/2026). (Olivia Rianjani)

JOGJA - Kementerian Perhubungan memprediksi pergerakan masyarakat pada arus mudik Lebaran 2026 mencapai sekitar 143,9 juta orang. Jumlah tersebut turun sekitar 1,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi dua gelombang, yakni pada 14 - 15 Maret serta 18 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24 Maret 2026.

Tujuan utama perjalanan pemudik masih didominasi wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, serta Sulawesi Selatan. Untuk mendukung kelancaran mobilitas tersebut, pemerintah menyiapkan sejumlah strategi, di antaranya mengoperasikan posko angkutan Lebaran selama 18 hari mulai 13 hingga 30 Maret 2026. Pemerintah juga menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 16 - 17 Maret guna mengurai potensi kepadatan lalu lintas.

Peneliti Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM, Dwi Ardianta Kurniawan, mengatakan berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan kapasitas dan kelancaran perjalanan pemudik, termasuk optimalisasi infrastruktur jalan. Menurutnya, PT Jasa Marga juga menyiapkan empat ruas tol fungsional baru di jaringan Trans-Jawa yang dapat dimanfaatkan pemudik secara gratis.

"Pembukaan jalur tol fungsional ini dirancang untuk mengurai kepadatan di titik-titik bottleneck sehingga distribusi arus lalu lintas bisa lebih lancar," ujar Dwi Ardianta Kurniawan, Sabtu (14/3/2026).

Ia pun menyampaikan, keberadaan jalur tambahan tersebut diharapkan mampu memangkas waktu tempuh perjalanan darat selama periode mudik Lebaran. Selain infrastruktur jalan, pemerintah juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung bagi pemudik. Salah satunya dengan memanfaatkan ribuan masjid yang berada di sepanjang jalur mudik sebagai tempat beristirahat.

Kemenhub bekerja sama dengan Kemenag untuk memfungsikan sekitar 6.859 masjid sebagai rest area alternatif yang beroperasi selama 24 jam pada periode H-7 hingga H+7 Lebaran. Karena itu, ia harap para pemudik memanfaatkan fasilitas ini.

"Masjid-masjid ini dapat menjadi alternatif ketika rest area tol penuh. Pengemudi tetap memiliki tempat untuk beristirahat sejenak sekaligus beribadah," ujarnya.

Baca juga: Libur Lebaran 2026, Pemkot Jogja Larang Bus Pariwisata Melintas di Sumbu Filosofi Ini Hingga Siapkan Tiga Lokasi Kantung Parkir

Dwi menekankan bahwa kesiapan kendaraan menjadi aspek penting yang harus diperhatikan sebelum melakukan perjalanan jauh. Ia mengingatkan pengemudi untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima. Pemeriksaan teknis yang perlu dilakukan meliputi kondisi ban, sistem pengereman, serta berbagai cairan kendaraan seperti oli mesin, cairan radiator, dan minyak rem.

"Mengabaikan kesiapan teknis kendaraan sama saja membuka peluang terjadinya kecelakaan fatal di jalan raya," tegasnya.

Serta, faktor kelelahan pengemudi juga menjadi perhatian serius. Mengemudi dalam waktu lama berpotensi menurunkan konsentrasi dan memicu microsleep yang berisiko menyebabkan kecelakaan. Karena itu, ia menyarankan pengemudi untuk beristirahat secara berkala selama perjalanan.

"Beristirahatlah minimal 15 - 30 menit setelah mengemudi maksimal empat jam berturut-turut agar konsentrasi tetap terjaga," katanya.

Di sisi lain, perkembangan teknologi informasi lalu lintas dinilai dapat membantu pemudik merencanakan perjalanan dengan lebih baik. Penggunaan aplikasi navigasi digital secara real-time dapat membantu menghindari kemacetan serta memilih rute alternatif. Dwi juga mengingatkan pemudik untuk memantau informasi resmi dari Korlantas Polri terkait rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (one way), contraflow, maupun pembatasan operasional truk barang.

"Menyesuaikan waktu keberangkatan dengan informasi lalu lintas akan membuat perjalanan lebih lancar dan mengurangi stres selama di jalan,” ungkapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dikirim Melalui E-mail

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

143,9 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran 2026, Peneliti Pustral UGM Bagikan Tips Berkendara Aman, Salah Satunya Istirahat 15 - 30 Menit

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!