Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 24 JULI 2026 • 17:35 WIB

Wamendikdasmen Janji Gaji Guru Tak Ada yang Rp 200 Ribu per Bulan Buntut Viral Anak SD Kasih Uang ke Gurunya

Wamendikdasmen Janji Gaji Guru Tak Ada yang Rp 200 Ribu per Bulan Buntut Viral Anak SD Kasih Uang ke GurunyaWakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, saat ditemui di Bantul, DIY, pada Jumat (24/7/2026). (Olivia Rianjani)

JOGJA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) merespon terkait video viral seorang murid Sekolah Dasar (SD) yang memberikan uang kepada gurunya karena mengetahui gaji sang guru tergolong kecil.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, menyampaikan keprihatinannya sekaligus simpati atas kejadian tersebut.

"Kami prihatin juga bersimpati, tapi kami cek lagi dulu datanya, dulunya kejadiannya gimana, nanti kita cek lagi," ujarnya kepada wartawan, saat ditemui di sela peletakan batu pertama TK Aisyiyah Bantul, DIY, Jumat (24/7/2026).

Baca juga: 80 Persen APBN dari Pajak, Guru Besar UGM Ingatkan Kunci Pengawasan Pajak Ada di Data Akuntansi

Fajar menegaskan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan guru melalui percepatan program PPG. Langkah ini diambil agar tidak ada lagi guru yang menerima gaji yang tidak layak.

"Pemerintah dalam hal ini Bapak Presiden memerintahkan kepada Pak Mukti untuk melakukan percepatan sertifikasi guru yaitu program PPG. Maka tahun lalu ada sekitar 800 ribu lebih guru yang mengikuti program PPG," katanya.

Menurut Fajar, dengan mengikuti PPG, seorang guru akan mendapatkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) sebesar Rp 2 juta per bulan di luar pendapatan dari pihak yayasan atau sekolah.

"Apa konsekuensi dari PPG ini? Tidak akan ada lagi guru yang bergaji 200 ribu, 300 ribu. Karena begitu dia ikut PPG, akan mendapatkan PPG tunjangan profesi guru 2 juta per bulan. Syukur-syukur ditambah sama yayasannya," jelasnya.

Mengenai kasus viral tersebut, Fajar menduga ada beberapa kemungkinan mengapa sang guru masih merasa gajinya kecil.

"Jadi kalau ada kasus semacam itu, saya bisa menduga guru yang bersangkutan belum ikut PPG, belum menerima tunjangan profesi guru, atau tidak mendapatkan tunjangan penghasilan tamsil dari pemerintah daerahnya," pungkasnya.

Sebelumnya, media sosial dihebohkan momen manis antara seorang guru SD bernama Tsania Fadillah dengan murid kelas 1 SD. Video yang diunggah di akun Instagram milik Tsania pada Senin 20 Juli 2026 tersebut memperlihatkan sang murid mendatangi meja gurunya yang sedang menilai tugas.

Baca juga: Imbas Jumlah Anak Usia SD Hingga Pilih Pilih Sekolah Buat SD Negeri Sepi Termasuk di DIY, Wamendikdasmen Restui Regrouping Sekolah

Sambil bercanda, Tsania menyebut gajinya kecil saat ditanya oleh muridnya, lalu berseloroh apakah murid tersebut mau memberi tambahan. Sang murid lantas benar-benar memberikan uang kepada gurunya.

Video tersebut langsung menyita perhatian publik hingga disukai lebih dari 1,4 juta pengguna Instagram. Berbagai respons positif membanjiri kolom komentar, bahkan tak sedikit netizen yang berseloroh meminta siswa tersebut mengajari pemerintah cara menggaji guru secara layak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wawancara Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Wamendikdasmen Janji Gaji Guru Tak Ada yang Rp 200 Ribu per Bulan Buntut Viral Anak SD Kasih Uang ke Gurunya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!