Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 09 APRIL 2026 • 20:01 WIB

Masih Ingat Mbah Tupon ? Korban Mafia Tanah di Bantul Kini Ngaku Bisa Tidur Nyenyak Karena Sertifikat Tanahnya Kembali

Masih Ingat Mbah Tupon ? Korban Mafia Tanah di Bantul Kini Ngaku Bisa Tidur Nyenyak Karena Sertifikat Tanahnya KembaliPotret Tupon Hadi Suwarno alias Mbah Tupon (69) bersama istrinya, warga Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, korban mafia tanah kini menerima sertifikatnya kembali, pada Kamis (9/4/2026). (Olivia Rianjani)

JOGJA - Perjuangan panjang seorang lansia buta huruf, Tupon Hadi Suwarno alias Mbah Tupon (69), warga Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, DIY, akhirnya berbuah manis. Setelah sempat menjadi korban dugaan mafia tanah, aset berupa tanah dan rumah miliknya kini kembali ke tangan yang sah.

Suasana haru menyelimuti kediaman Mbah Tupon di Padukuhan Ngentak, Kamis 9 April sore. Penyerahan kembali sertifikat tanah yang telah dinantikan selama satu tahun itu berlangsung penuh emosional. Mbah Tupon bersama sang istri bahkan tak kuasa menahan tangis dan langsung sujud syukur usai Kejari Bantul membacakan secara simbolis penyerahan sertifikatnya.

Dengan suara lirih, Mbah Tupon mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah membantu memperjuangkan haknya.

"Maturnuwun sedoyo sampun mbantu kulo. Terakhir pun mboten saget mbales nopo-nopo. Semoga kebaikan sedoyo dibales kaleh sing Maha Kuasa. Maturnuhun," ujarnya kepada wartawan dengan raut wajah bahagia.

Ia mengaku kini bisa kembali merasakan ketenangan setelah melalui masa-masa sulit selama setahun terakhir.

"Sertifikate wis balik niku rasane anyem tentrem, kabeh sakeluarga kulo pun kaselamatan," katanya.

Selama proses hukum berjalan, Mbah Tupon mengaku hidup dalam kegelisahan yang berkepanjangan hingga sulit beristirahat.

"Satu tahun itu ngerasanya panas sekali. Sekarang sudah bisa tidur, nggih saged sare," ungkapnya.

Ia pun berjanji akan menjaga dokumen penting tersebut dengan lebih hati-hati.

"Sertifikatnya nggih kulo simpen, mboten dipinjamkan malih," tegasnya.

Kebahagiaan juga dirasakan sang istri yang selama ini turut mendampingi perjuangan tersebut. Ia menyebut tekanan batin yang dialami sangat berat.

"Seneng sekali, bahagia. Waktu itu ya sakit sekali nggak bisa tidur. Sekarang Alhamdulillah kembali," tuturnya.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu keluarga mereka.

"Matur nuwun sampun dipun bantu panjenengan sedoyo. Mugi-mugi diparingi kesehatan, panjang umur, lancar rejekine," ucapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung Dan Wawancara Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Masih Ingat Mbah Tupon ? Korban Mafia Tanah di Bantul Kini Ngaku Bisa Tidur Nyenyak Karena Sertifikat Tanahnya Kembali

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!