Situasi di Stasiun Yogyakarta saat arus balik Lebaran 2026. (Istimewa)
JOGJA - Pergerakan penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta masih terpantau tinggi pada H+2 Lebaran 2026, Senin (23/3). Hingga pukul 09.00 WIB, total penumpang yang datang dan berangkat mencapai 63.201 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 32.937 penumpang tercatat tiba di sejumlah stasiun wilayah Daop 6, sementara 30.274 penumpang berangkat menggunakan kereta api jarak jauh. Angka ini masih berpotensi bertambah hingga akhir hari seiring penjualan tiket yang masih berlangsung.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyebut tingginya angka kedatangan menunjukkan arus mudik belum sepenuhnya usai, meskipun arus balik mulai terlihat.
"Hari ini, atau H+2 Lebaran, KAI Daop 6 mencatat jumlah masih tingginya angka kedatangan di Daop 6 karena masih tembus hingga 32 ribu penumpang. Sementara arus balik juga sudah mulai terlihat dengan angka keberangkatan yang sudah tembus 30 ribu penumpang," ujarnya.
Selama masa Angkutan Lebaran yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026, tingkat okupansi tiket tercatat tinggi. Dari total kapasitas 532.830 kursi, sebanyak 476.329 tiket telah terjual atau sekitar 89 persen.
Meski demikian, KAI Daop 6 masih menyediakan puluhan ribu kursi bagi masyarakat yang belum mendapatkan tiket.
"Masih tersedia sebanyak 32.015 tempat duduk dari stasiun wilayah Daop 6 Yogyakarta yang dapat dipesan hingga akhir masa Angkutan Lebaran pada 1 April 2026 nanti," kata Feni.
Untuk pergerakan penumpang, Stasiun Yogyakarta menjadi titik tersibuk baik untuk kedatangan maupun keberangkatan. Tercatat 11.920 penumpang tiba dan 10.283 penumpang berangkat dari stasiun tersebut.
Disusul Stasiun Solo Balapan dengan 7.742 penumpang datang dan 7.464 penumpang berangkat, serta Stasiun Lempuyangan dengan 5.722 penumpang datang dan 3.746 penumpang berangkat. Sementara stasiun lain seperti Klaten, Purwosari, dan Wates juga mencatat pergerakan yang cukup signifikan.
KAI memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada Selasa (24/3), dengan jumlah penumpang berangkat diperkirakan mencapai lebih dari 32 ribu orang.
"Berdasarkan pantauan data per hari ini, besok pada tanggal 24 Maret 2026 terpantau angka keberangkatan penumpang akan tembus 32 ribu sekaligus menjadi puncak arus balik," ungkap Feni.
KAI pun mengimbau masyarakat yang belum memiliki tiket untuk segera melakukan pemesanan agar tidak kehabisan, serta memanfaatkan opsi perjalanan alternatif seperti kereta persambungan.
Baca juga: Daop 6 Jogja Catat Hari ke-9 Angkutan Lebaran 2026 Tembus 46 Ribu Orang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dikirim Di Grup WA