Kesepakatan Polda DIY bersama UGM membentuk prodi kepolisian. (Istimewa)
JOGJA - Universitas Gadjah Mada (UGM) menjalin kerja sama dengan Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) untuk membentuk Pusat Studi Kepolisian. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang digelar belum lama ini di Gedung Pusat UGM, Yogyakarta.
Kapolda DIY, Anggoro Sukartono, mengatakan kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat pengembangan ilmu kepolisian di Indonesia melalui dukungan kalangan akademisi. Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi penting untuk mendorong praktik kepolisian yang lebih berbasis riset.
"Kami berharap, sinergi ini dapat menjadi langkah strategis dalam penguatan ekosistem ilmu kepolisian di Indonesia, mendorong peran aktif kepolisian yang berbasis riset dan adaptif terhadap dinamika sosial, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat," ujar Anggoro di hadapan pimpinan kampus dan para dekan fakultas.
Rektor UGM, Ova Emilia, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai kolaborasi antara kampus dan kepolisian berpotensi memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Saya kira kerja sama ini bukan hanya menjanjikan untuk Daerah Istimewa Yogyakarta, tetapi untuk kepentingan yang lebih luas," kata Ova.
Menurutnya, UGM memiliki beragam bidang studi yang dapat mendukung pengembangan pusat studi tersebut, termasuk dalam kajian rekayasa sosial.
"UGM dengan bidang studi yang sangat komprehensif, siap membantu mengembangkan pusat studi ini bersama pihak kepolisian," tuturnya.
Secara kelembagaan, lanjut Ova, kerja sama ini akan berada di bawah koordinasi Direktorat Penelitian UGM yang dipimpin oleh Mirwan Ushada. Pendirian pusat studi ini bertujuan menyinergikan potensi kedua institusi sekaligus meningkatkan pelaksanaan berbagai program kajian kepolisian.
"Sejumlah kegiatan direncanakan dalam kerja sama tersebut, di antaranya pembentukan pusat penelitian dan pengkajian interdisipliner, forum akademisi dan pemerhati ilmu kepolisian, penerbitan buku serta jurnal ilmiah, hingga penyelenggaraan seminar, lokakarya, dan laboratorium sosial," tandas Ova.
Sebelumnya, UGM dan Polda DIY juga telah menjalin kolaborasi pada periode 2018 - 2021 melalui Direktorat Kemitraan dan Relasi Global UGM untuk mendukung peningkatan kualitas akademik di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK PTIK).
Selain itu, beberapa fakultas di UGM turut terlibat dalam program pengabdian kepada masyarakat, praktik kerja Kampus Merdeka, serta pengembangan kurikulum bersama kepolisian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dikirim Di Grup WA