Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 04 MARET 2026 • 14:30 WIB

Tim Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Malaysia Lewat Inovasi Safe-Box Penyimpanan Pangan Tanpa Listrik

Tim Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Malaysia Lewat Inovasi Safe-Box Penyimpanan Pangan Tanpa ListrikPotret Tim Mahasiswa UGM yang meraih penghargaan di Malaysia. (Istimewa)

JOGJA - Tiga mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional. Mereka meraih Silver Medal dalam kategori inovasi pertanian berkelanjutan pada 2nd International Student Summit yang digelar pada 14 - 15 Februari 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Tim yang terdiri dari Mukhlis Ibrahim (Fakultas Pertanian), Tirta Pandu Winata (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), serta Mutia Nurul Makhfirah (Sekolah Pascasarjana) mengusung inovasi bertajuk SAFE-BOX (Sustainable Agro-Food Enhancement). Karya tersebut dipresentasikan dalam kategori Essay and Innovation Competition. Safe-Box merupakan kotak penyimpanan hasil pertanian yang dirancang menyerupai lemari pendingin, namun tidak memerlukan listrik.

Diketahui, inovasi ini dikembangkan sebagai solusi atas persoalan banyaknya buah dan sayur yang rusak akibat keterbatasan fasilitas pendingin, terutama di tingkat pedagang kecil dan desa wisata berbasis pertanian. 

Mutia mengatakan, inovasi ini lahir dari keprihatinan terhadap isu keamanan pangan dan lemahnya ketahanan pascapanen di Indonesia. Menurutnya, selain berfungsi menjaga kesegaran produk hortikultura lebih lama, Safe-Box juga dilengkapi teknologi penyerap logam berat dan pengurang residu pestisida. Sistem tersebut memanfaatkan material bio-adsorben alami dan metode penyimpanan berkelanjutan yang ramah lingkungan.

"Inovasi yang kami rancang sebagai solusi atas permasalahan keamanan pangan dan ketahanan pascapanen khususnya di bidang pertanian di Indonesia. Dengan memanfaatkan material bio-adsorben alami dan sistem penyimpanan berkelanjutan, teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan keamanan produk hortikultura, sekaligus menekan dampak lingkungan akibat penggunaan pestisida dan logam berat,"ujarnya, Rabu (4/3/2026).

Baca juga: Cerita Khaira Zata Dini Jadi Wisudawan Tercepat Sarjana Terapan Sekolah Vokasi UGM

Ia menambahkan, salah satu keunggulan Safe-Box terletak pada desainnya yang sederhana dan mudah diterapkan di berbagai daerah.

"Keunggulan inovasi ini terletak pada pendekatannya yang sederhana, aplikatif, dan berpotensi diterapkan di berbagai wilayah pertanian, khususnya pada skala desa," katanya.

Lanjut Mutia menjelaskan, teknologi tersebut tidak hanya mampu memperpanjang masa simpan buah dan sayur, tetapi juga memperlambat proses pematangan. Hal ini dinilai penting untuk menjaga kualitas produk hingga sampai ke tangan konsumen. Sebagai mahasiswa Program Studi S2 Kajian Pariwisata, Mutia melihat Safe-Box memiliki dampak strategis terhadap pengembangan desa wisata dan agrowisata berkelanjutan.

"Di desa wisata berbasis pertanian dapat meningkatkan kualitas produk lokal yang dikonsumsi maupun dijual kepada wisatawan, sekaligus memperkuat citra destinasi sebagai kawasan yang mengedepankan prinsip keberlanjutan dan keamanan pangan," ungkapnya.

Keberhasilan meraih Silver Medal dalam forum internasional ini dinilai bukan sekadar prestasi akademik, tetapi juga wujud kontribusi mahasiswa dalam menjawab persoalan riil di masyarakat. Partisipasi dalam ajang global tersebut turut membuka peluang kolaborasi lintas negara dan memperkuat posisi mahasiswa Indonesia dalam pengembangan inovasi berkelanjutan.

Baca juga: Sebut Lahan Sawah di Sleman Turun 3.000 Hektare Sejak 2018, Tapi Lahan Pertanian Pekarangan Justru Bertambah, Pemkab Akan Lakukan Ini

Oleh karena itu, Mutia berharap inovasi yang mereka gagas tidak berhenti pada tahap kompetisi semata.

"Saya berharap produk ini bisa dilanjutkan, bisa diaplikasikan agar bisa dimanfaatkan juga untuk masyarakat lokal maupun petani lokal," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dikirim Melalui E-mail

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Tim Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Malaysia Lewat Inovasi Safe-Box Penyimpanan Pangan Tanpa Listrik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!