Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 25 NOVEMBER 2025 • 14:30 WIB

Unik, Candi Prambanan Dan Penguji Dari Jerman Jadi Saksi Pelaksanaan UAS Mahasiswa UNY

Unik, Candi Prambanan Dan Penguji Dari Jerman Jadi Saksi Pelaksanaan UAS Mahasiswa UNYPuluhan mahasiswa UNY melakukan UAS di depan Candi Prambanan dengan penguji langsung dari Jerman. (Istimewa)

JOGJA - Sebanyak 90 mahasiswa Program Pendidikan Bahasa Jerman Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS) dengan konsep yang tidak biasa. Mereka menjalani ujian presentasi secara outdoor di kawasan Candi Prambanan, belum lama ini sebagai bagian dari penerapan pembelajaran berbasis proyek yang mengintegrasikan kajian kasus dan kemampuan komunikasi.

Sebelum pelaksanaan ujian, para peserta telah melalui persiapan intensif berupa penulisan makalah akademik dalam bahasa Jerman serta presentasi individu dan kelompok. Proses pengundian tema dilakukan tiga hari sebelumnya, pada 19 November, di ruang Cine Club Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya (FBSB) UNY.

Ujian dibagi ke dalam tiga rombongan besar yang masing-masing didampingi tiga dosen UNY yakni diantaranya Prof. Dr. Sulis Triyono, Dr. Sudarmaji, dan Dr. Phil. Aditya Rikfanto. UNY juga menghadirkan tiga penguji eksternal dari Münster University, Jerman Martina Kück, Svenja Grewing, dan Maria Haget sebagai bentuk kolaborasi akademik kedua institusi.

Apresiasi Konsep Outdoor

Para penguji dari Munster menilai suasana ujian di area candi justru membuat mahasiswa tampil lebih percaya diri.

"Lokasinya luar biasa. Suasananya santai tetapi profesional, dan itu membantu mahasiswa mengurangi rasa tegang,” ujar Martina.

Baca juga: Universitas Brawijaya dan Universitas Malang Menangkan Kompetisi Jembatan dan Bangunan Indonesia 2025 Yang Digelar di UNY

Dalam ujian, mahasiswa mempresentasikan tema seputar pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta. Mereka dinilai berdasarkan penguasaan materi, ketepatan tata bahasa, struktur kalimat, kefasihan, serta kemampuan komunikasi. Maria Haget menyatakan terkesan dengan performa mahasiswa UNY.

"Representasi mereka sangat terstruktur, detail, dan penguasaan tatabahasa mereka bagus sekali. Pengucapannya pun jelas,” katanya.

Ia juga menyoroti beberapa mahasiswa yang memanfaatkan media visual untuk memperkuat argumen.

Usai ujian, para peserta memanfaatkan momen berada di kompleks Candi Prambanan untuk berinteraksi dengan wisatawan mancanegara. Kegiatan spontan tersebut menjadi aplikasi nyata kemampuan berbicara bahasa Jerman di luar kelas.

Salah satu penguji, Svenja Grewing, bahkan memutuskan memperpanjang kunjungannya.

"Saya sangat terpesona dengan keindahan dan nilai budaya Prambanan. Rasanya sayang jika hanya singgah sebentar,” ujarnya.

Baca juga: Desak Pemerintah Tinggalkan Formula PP 56/2023, MPBI DIY Sebut Upah Harus Sekitar Rp 4 Juta : "Syarat Hindari Kemiskinan"

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dikirim Di Grup WA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Unik, Candi Prambanan Dan Penguji Dari Jerman Jadi Saksi Pelaksanaan UAS Mahasiswa UNY

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!