Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 17 NOVEMBER 2025 • 13:15 WIB

Momen 80 Abdi Dalem Keraton Yogyakarta Gelar Pelatihan Kesiapsiagaan Kebakaran untuk Abdi Dalem

Momen 80 Abdi Dalem Keraton Yogyakarta Gelar Pelatihan Kesiapsiagaan Kebakaran untuk Abdi Dalem80 abdi dalem lakukan pelatihan Manajemen Keselamatan Kebakaran Gedung (MKKG), pada Senin (17/11/2025). (Olivia Rianjani)

JOGJA - Keraton Yogyakarta bersama BPBD DIY dan Dinas Damkarmat Kota Yogyakarta menyelenggarakan pelatihan Manajemen Keselamatan Kebakaran Gedung (MKKG) bagi 80 Abdi Dalem Keraton hari ini Senin 17 November 2025. Pelatihan ini digelar untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran di kawasan Keraton yang memiliki akses terbatas bagi armada pemadam.

Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hayu, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa keterbatasan akses pemadaman di kawasan Keraton menjadi alasan pentingnya pelatihan ini.

"Karena Keraton akses sangat susah nggih. Kalau amit-amit ada kejadian di dalam ceburi, itu kan kendaraan pemadam juga tidak bisa masuk. Berarti kami harus memastikan apa yang di Keraton itu seandainya terjadi kejadian bencana itu kami semua prepare", ujar GKR Hayu kepada wartawan usai acara.

Beliau menambahkan bahwa sebagian besar Abdi Dalem yang bertugas merupakan warga berusia lanjut yang membutuhkan pendampingan khusus dalam kesiapsiagaan bencana.

"Karena biasanya yang ada di luaran sini, di daerah sini itu kan Abdi Dalem banyak juga yang sudah sepuh, jadi benar-benar latihan ini memang diperlukan," katanya.

Momen 80 Abdi Dalem Keraton Yogyakarta Gelar Pelatihan Kesiapsiagaan Kebakaran untuk Abdi DalemMomen abdi dalem Keraton Jogja latihan menolong korban bencana. (Olivia Rianjani)

GKR Hayu juga menyampaikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan pelatihan ini.

"Kalau kesan, saya terkesan karena itu latihannya juga pasti tidak sebentar apalagi kebanyakan Abdi Dalem itu juga relatif sudah sepuh, karena pentingnya itu karena apa yang ada di dalam Keraton itu kan kita nggak ngomongin nilai, tapi karena sudah jelas banyak hal tidak bisa di-replace, tidak bisa tergantikan," ucapnya.

"Jadi saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami di Keraton untuk bisa lebih ready seandainya ada terjadi bencana, kurang lebih seperti itu," tandas Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DIY masa bakti 2025 - 2030 tersebut.

BPBD DIY : Bukan Sekadar Pelatihan Biasa

Sementara itu. Kepala Pelaksana BPBD DIY, Agustinus Ruruh Haryata, menegaskan bahwa Keraton Yogyakarta tidak hanya sekadar bangunan cagar budaya, tetapi merupakan pusat peradaban yang harus dilindungi.

"Di Keraton Jogja kita tidak sekadar membicarakan komplek bangunan cagar budaya. Kita sedang membicarakan jiwa sebuah peradaban di mana setiap pintu gerbang, setiap sumbu yang mengusungnya adalah saksi bisu perjalanan panjang sejarah Nusantara. Ia adalah living museum yang masih berbelur dengan kehidupan," ujarnya.

Baca juga: Sampah Harian Capai 300 Ton, Kota Jogja Optimalkan Bank Sampah Hingga Tutup Tumpukan Sampah Dengan Pagar Agar Tak Terlihat Wisatawan

Menurutnya, esensi pelatihan tidak hanya pada kemampuan teknis memadamkan api, tetapi juga membentuk mental siaga dan budaya perlindungan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Dan Wawancara Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Momen 80 Abdi Dalem Keraton Yogyakarta Gelar Pelatihan Kesiapsiagaan Kebakaran untuk Abdi Dalem

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!