Potret didalam asrama Sekolah Rakyat (SR) 19 yang berada di Sonosewu, Bantul, DIY. (Olivia Rianjani)
JOGJA - Sekolah Rakyat (SR) 19 yang berlokasi di wilayah Sonosewu, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), siap menyambut siswa tahun ajaran baru 2025/2026. Sekolah yang dikhususkan untuk anak-anak kurang mampu ini akan memulai kegiatan belajar mengajar dalam waktu dekat dengan sistem asrama penuh dan berbagai fasilitas penunjang pendidikan.
Calon Kepala Sekolah SR 19 yang saat ini masih menjabat sebagai guru Bahasa Inggris di SMAN 1 Bambanglipuro, Agus Ristanto mengatakan bahwa masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) tidak akan dibatasi hanya lima hari sebagaimana sekolah reguler.
"Kalau MPLS sekolah reguler itu lima hari, ya. Tapi kalau di sini, dimungkinkan lebih lama. Yang pertama, penyesuaian dulu. Kurikulum juga harus menyesuaikan. Tidak mungkin langsung minggu kedua masuk pelajaran inti," ujarnya saat ditemui di lokasi, Jumat (11/7/2025).
Sistem Asrama dan Adaptasi Siswa
SR 19 akan menampung sekitar 200 siswa dari berbagai kabupaten di DIY, seperti Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul, Sleman, hingga Kota Yogyakarta. Seluruh siswa diwajibkan tinggal di asrama, kecuali ada kondisi kesehatan tertentu yang memerlukan penanganan khusus.
"Normalnya semua boarding. Tapi kalau ada anak yang rentan menularkan penyakit, ya harus diisolasi dulu sampai sembuh," katanya.
Agus juga menyampaikan, SR 19 telah menyediakan sekitar lima asrama yang disiapkan, dengan konfigurasi tempat tidur yang masih terus disesuaikan dengan kebutuhan.
"Pembagian kamar sudah dilakukan berdasarkan nama, dan akan dipisahkan berdasarkan jenis kelamin," imbuhnya.
Dilengkapi Fasilitas yang Modern dan Satu Siswa Satu Laptop
SR 19 dilengkapi dengan fasilitas modern seperti ruang perpustakaan yang terintegrasi dengan Unit Kesehatan Sekolah (UKS), ruang Bimbingan Konseling (BK), dan ruang OSIS.
Di sisi lain, tersedia Laboratorium Sosial yang akan berfungsi sebagai lab komputer. Di sisi selatan area sekolah, terdapat bangunan satu lantai yang akan difungsikan sebagai ruang makan, bersebelahan dengan lapangan olahraga untuk futsal dan tenis. Fasilitas tersebut berdampingan dengan mushala dan kebun yang menjadi habitat kawanan rusa yang menambah suasana alami di lingkungan sekolah.
Menariknya, setiap siswa juga akan difasilitasi dengan satu unit laptop atau tablet untuk mendukung kegiatan belajar.
"Kalau untuk cepatan internet yang disediakan Komdigi itu mencapai 200 Mbps. Ini menunjang pembelajaran digital yang akan kami kembangkan, utamanya penyediaan laptop itu," ujar Agus.
Ekstrakurikuler yang Beragam
Kegiatan pembelajaran di SR 19 akan dikombinasikan dengan pendekatan komunitas dan adaptasi sosial. Para siswa akan belajar bersama, termasuk interaksi laki-laki dan perempuan dalam konteks akademik.
"Ini bukan pesantren, jadi tidak dibatasi ikwan-akhwat untuk urusan kelas. Tapi tetap terpisah saat tinggal di asrama," katanya.
Ekstrakurikuler pun telah dipersiapkan mulai dari pramuka, PMR, paskibra, seni tari, musik, hingga kegiatan keagamaan seperti iqro dan membaca Al-Qur'an. Peminatan akan disesuaikan dengan minat masing-masing siswa.
Sinergi Lintas Kementerian
Salah satu fasilitas yang dimiliki Sekolah Rakyat 19 di Sonosewu, Bantul, DIY. (Olivia Rianjani)
Proyek ini merupakan kolaborasi lintas kementerian, termasuk Kemensos, PUPR, Kominfo Digital (Komdigi), Kemenag, BKN, PAN-RB, hingga Kemendikbudristek.
"Anggarannya didukung banyak pihak karena Kemensos tidak bisa sendiri. Kami juga dibantu oleh tim dari Bandung untuk urusan anggaran dan pelaporan," imbuh Agus.
Terkait konsumsi, lanjut Agus, penyedia makanan sedang dijajaki kerjasama dengan mitra.
"Pada intinya, makan sudah termasuk snack disiapkan dari Kemensos. Ada juru masak. Tapi nanti ementara ini kerjasama kemarin dikomunikasikan dengan MBG. Tapi saya kurang tahu untuk kedepannya. Yang jelas, kalau rencana awal itu makan tiga kali, snack dua kali," pungkas Agus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung