Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih. (Olivia Rianjani)
JOGJA - Aksi vandalisme kembali terjadi menimpa perjalanan kereta api. KA Sancaka (88F) relasi Yogyakarta–Surabaya Gubeng menjadi sasaran pelemparan batu oleh orang tak dikenal saat melintas di wilayah Klaten, Minggu 6 Juli 2025 lalu. Insiden tersebut menyebabkan dua orang penumpang mengalami luka ringan di bagian wajah.
Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan bahwa saat ini proses penelusuran terhadap pelaku tengah dilakukan oleh pihak kepolisian.
“Sampai sejauh ini kami sudah berkoordinasi dan berkolaborasi dengan kepolisian, khususnya Polres Klaten. Penelusuran terus berjalan dan kita akan pantau terus perkembangannya. Ini sudah masuk di ranah kepolisian,” ujar Feni saat dikonfirmasi pada Jumat (11/7/2025).
Dua korban yang terluka telah mendapat penanganan medis di rumah sakit khusus mata di Surabaya. Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, kondisi keduanya telah membaik meskipun masih harus menjalani kontrol rutin.
"Untuk keadaannya sudah membaik ya. Berdasarkan keterangan dokter yang menangani, memang tidak ada cedera serius di mata. Tapi tetap perlu kontrol seminggu sekali untuk memaksimalkan penyembuhannya,” jelas Feni.
Lanjut Feni menambahkan bahwa luka yang diderita kedua korban tergolong ringan dan saat ini tidak memerlukan perawatan intensif.
"Keterangan dokter menyatakan kondisinya sudah membaik. Tinggal kontrol sekali seminggu," katanya.
Baca juga: KAI Daop 6 Bagikan 750 Cangkir Kopi Gratis dan Gelar Kids Activity di Stasiun Yogyakarta Hari Ini
Ia kembali menegaskan, kejadian pelemparan batu terhadap kereta api merupakan tindakan yang sangat membahayakan keselamatan penumpang dan kru.
"Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan serupa dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar jalur rel. Kami juga berharap pelaku segera tertangkap agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang," pungkas Feni.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung