Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih. (Olivia Rianjani)
JOGJA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta memprediksi puncak arus balik libur sekolah akan terjadi pada Minggu (14/7/2025) mendatang. Pada hari tersebut, diperkirakan sekitar 27.000 penumpang akan diberangkatkan dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 6.
Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan bahwa jumlah tersebut masih bersifat dinamis karena proses pembelian tiket masih berlangsung.
“Kita memprediksi puncak arus balik liburan sekolah yang akan terjadi pada hari Minggu nanti. Proyeksinya sementara kita memprediksi dari Daop 6 Yogyakarta bisa memberangkatkan sekitar 27.000 pelanggan. Namun ini masih dinamis ya karena proses pembelian tiket masih berlangsung,” ujar Feni, kepada wartawan, Jumat (11/7/2025).
Sejak dimulainya masa libur sekolah pada 20 Juni lalu hingga hari Rabu (10/7), tercatat sebanyak 290.000 pelanggan telah diberangkatkan dari wilayah Daop 6. Jika digabungkan dengan pelanggan yang turun, total pergerakan penumpang di seluruh wilayah Daop 6 Yogyakarta mencapai sekitar 600.000 orang.
Baca juga: Selama Libur Tahun Baru Islam, KAI Daop 6 Amankan Barang Tertinggal Senilai Puluhan Juta Rupiah
"Ya total mulai dari 20 Juni hingga pada kemarin kita sudah memberangkatkan 290.000 pelanggan. Tapi untuk total naik dan turun di Daop 6 Yogyakarta sendiri sekitar 600.000 pelanggan,” ungkapnya.
Feni menambahkan, rata-rata pergerakan penumpang setiap harinya berkisar antara 25.000 hingga 27.000 orang. Tujuan favorit para pelanggan selama masa liburan ini antara lain Surabaya, Jakarta, dan Bandung.
"Rata-rata setiap hari di 25.000 sampai 27.000 pelanggan dari stasiun-stasiun di seluruh Daop 6 Yogyakarta,” tuturnya.
Baca juga: KAI Daop 6 Bagikan 750 Cangkir Kopi Gratis dan Gelar Kids Activity di Stasiun Yogyakarta Hari Ini
Terkait profil penumpang, Feni menyebut tak hanya keluarga yang mendominasi perjalanan selama liburan sekolah. Pelanggan terdiri dari beragam kalangan, mulai dari pelancong, mahasiswa, hingga keluarga.
“Enggak semua (penumpang) keluarga, ada yang memang traveler, ada yang mahasiswa juga. Tapi memang lumayan banyak kunjungan keluarga, perjalanan-perjalanan keluarga lumayan banyak,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung