JOGJA - Usai meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 1 Depok, Kabupaten Sleman, Kamis (16/4/2026), Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) membeberkan strategi baru pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Ia menyebut, pemerintah segera melakukan rekrutmen besar-besaran untuk mengelola Koperasi Desa Merah Putih. Menurutnya, bahwa keberadaan koperasi tersebut merupakan bagian dari strategi mempercepat swasembada pangan di Indonesia. Untuk tahap awal, ribuan tenaga profesional akan disiapkan untuk mengawal rantai pangan dari desa.
"Kita akan rekrut 30.000 manajer koperasi desa tahap pertama, dan sekitar 5.400 untuk koperasi nelayan," ujar Zulhas di sela - sela kunjungannya.
Baca juga: Akademisi UGM Kritisi Lemahnya Verifikasi Pinjaman pada Program 80 Ribu Kopdes Merah Putih
Pantau Standar MBG di Sleman
Diketahui, kunjungan ke Sleman ini merupakan bagian dari instruksi langsung Presiden untuk memastikan program strategis nasional berjalan di jalur yang benar. Zulhas menegaskan bahwa dirinya rutin turun ke lapangan untuk memverifikasi kualitas program secara berkala.
"Iya, saya terus-menerus atas perintah Bapak Presiden, tiga hari dalam sebulan turun ke lapangan," katanya.
Adapun tujuan kunjungan tersebut, lanjut Zulhas, mencakup tiga aspek utama. Pertama adalah memastikan Satuan Pelayanan Pangan Bergizi (SPPG) berjalan optimal, kedua memastikan standar kualitas menu, dan ketiga memastikan ketepatan sasaran penerima manfaat.
"Kedua, memastikan SPPG sesuai dengan standar. Ketiga, ngecek penerima manfaat, betul apa tidak," ucapnya.
Saat meninjau menu di SMA N 1 Depok yang menyajikan ayam katsu dan spaghetti, Zulhas mengapresiasi itu dinilainya komposisi gizinya sudah sangat layak.
"MBG tadi bagus, sudah saya cek. Ada proteinnya, karbohidratnya, seratnya lengkap sesuai yang kita tentukan," katanya.
Baca juga: Zulhas : Stok Pangan Aman Hingga 2027, Surplus Beras Capai 4,7 Juta Ton
Di akhir kunjungannya, Ketua Umum PAN ini memberikan apresiasi berupa hadiah kepada sejumlah siswa sebagai bentuk motivasi. Ia menegaskan komitmen pemerintah agar kebutuhan pokok masyarakat tidak boleh mengalami kelangkaan.
"Beras tidak boleh kurang, ayam tidak boleh kurang, ikan tidak boleh kurang, telur tidak boleh kurang, semua harus cukup," pungkas Zulhas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung