JOGJA - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), meninjau langsung implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 1 Depok, Kabupaten Sleman, Kamis (16/4/2026). Kunjungan ini guna memastikan kualitas asupan siswa, Zulhas pun menegaskan bahwa ketahanan pangan nasional saat ini dalam kondisi surplus.
Dalam kunjungannya, Zulhas sempat bercengkerama dengan para siswa yang tengah menyantap menu ayam katsu dan spaghetti. Ia menyebut peninjauan lapangan ini merupakan mandat langsung dari Presiden untuk menjaga kualitas program unggulan pemerintah tersebut.
Zulhas mengatakan bahwa dirinya rutin turun ke lapangan setidaknya tiga hari dalam sebulan. Ada tiga aspek utama yang menjadi fokus pemantauan dalam program MBG ini.
"Iya, saya terus-menerus atas perintah Bapak Presiden, tiga hari dalam sebulan turun ke lapangan. (Tujuannya) Pertama, memastikan program berjalan sesuai standar. Kedua, memastikan SPPG sesuai dengan standar. Ketiga, ngecek penerima manfaat, betul apa tidak," ujar Zulhas di sela - sela kunjungannya.
Ia menilai menu yang disajikan kepada siswa di SMA Negeri 1 Depok telah memenuhi kriteria kesehatan yang ketat.
"MBG tadi bagus, sudah saya cek. Ada proteinnya, karbohidratnya, seratnya lengkap sesuai yang kita tentukan," tuturnya.
Pada kesempatan itu juga, Zulhas sekaligus memantau hulu sektor pangan mulai dari kesiapan irigasi, distribusi pupuk, hingga produksi gabah. Hal ini dinilai krusial mengingat tensi politik global yang tidak menentu.
Ia meyakinkan masyarakat bahwa stok pangan, khususnya beras, masih sangat mencukupi meski ada ancaman fenomena iklim El Nino.
"Saya juga ngecek irigasi, pupuk, gabah. Karena pangan sangat penting apalagi di tengah situasi global politik seperti sekarang. Beras kita cukup, ayam, telur, ikan juga cukup. Jadi pangan sampai akhir tahun aman bahkan berlebih," tegas Zulhas.
Baca juga: Menko Zulhas Apresiasi Kopdes Sinduadi Sleman : Ada Dokter dan Apoteker
Bahkan, pemerintah telah mengamankan cadangan beras dalam jumlah besar untuk jangka panjang.
"Stok kita sudah 4,7 juta ton. Insyaallah sampai akhir 2027 stok beras kita aman," pungkas Zulhas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung