Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 19 JULI 2025 • 17:35 WIB

Menko Zulhas Apresiasi Kopdes Sinduadi Sleman : Ada Dokter dan Apoteker

Menko Zulhas Apresiasi Kopdes Sinduadi Sleman : Ada Dokter dan ApotekerMenteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan (Zulhas), meninjau langsung kesiapan operasional salah satu KDMP yakni yang berada di Sinduadi, Mlati, Sleman, DIY. (Olivia Rianjani)

JOGJA - Sebagai kesiapan memastikan sebanyak 8.000 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang rencananya akan dilakukan di Klaten pada Senin 21 Juli 2025 diluncurkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto segera beroperasi serentak, Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan (Zulhas), meninjau langsung kesiapan operasional salah satu KDMP yakni yang berada di Sinduadi, Mlati, Sleman, DIY, pada Sabtu (19/7/2025).

Dalam kunjungan Koperasi Desa (Kopdes) itu, Zulkifli Hasan mengapresiasi terhadap integrasi berbagai layanan dan unit usaha dalam koperasi tersebut. Ia menilai Kopdes Sinduadi sebagai contoh koperasi modern yang menjalankan prinsip ekonomi kerakyatan dengan sangat baik.

Koperasi itu tidak hanya soal uang, bukan hanya soal untung, tapi koperasi itu punya value seperti ada gotong royong, ada kerjasama, ada interaksi sosial satu dengan yang lain. Ini luar biasa, saya kira terbaik. Ada gerai sembako, gerai gas melon, unit simpan pinjam, hingga klinik dan apotek lengkap dengan apoteker. Bahkan ada dokternya, hebat disini,” kata Zulkifli.

"Karena inilah, saya minta kiranya bagus sekali nanti Ngarsa Dalem mohon berkenan saat nanti dialog bersama pak Presiden, bisa diceritakan kepada daerah - daerah lain. Sehingga daerah lain bisa meniru kopdes ini," sambungnya.

Zulkifli menekankan bahwa keberadaan Kopdes akan menjadi infrastruktur strategis pemerintah dalam distribusi bantuan pangan, operasi pasar, dan program sosial lainnya.

"Kalau pemerintah ada bantuan pangan, operasi pasar, masuk ke Kopdes. Insya Allah aman. Jadi tiap desa, tiap kelurahan, punya fasilitas yang bisa langsung dijadikan mitra pemerintah. Makanya kita akan cepat kerjakan Kopdes ini, termasuk nantinya buat berafiliasi program MBG, biar nanti belanjanya di Kopdes," jelasnya.

Zulhas kembali menekankan bahwa Kopdes juga dipandang mampu menciptakan peluang ekonomi dan lapangan kerja baru di pedesaan. Dan menurutnya, mengingat Kopdes Sinduadi ini memiliki layanan lengkap seperti gerai sembako hingga unit usaha gas melon, ia menyebut bisa menghasilkan margin keuntungan yang cukup besar.

Dengan adanya Kopdes, ada tambahan penghasilan, ada lapangan kerja baru. Jangan diasumsikan orang desa itu hanya bisa bertani atau melaut. Banyak sektor lain yang bisa tumbuh dengan koperasi,” tegas Zulhas.

Harapan Membuka Lapangan Kerja

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X yang turut mendampingi Zulhas, menyampaikan bahwa sinergi antara koperasi dan sektor pertanian menjadi bagian penting dari ketahanan pangan.

"Kami sedang menemukan solidaritas dan itu menjadi kekuatan baru. Di sektor pertanian, kita sediakan tanah khas desa sebagai basis produksi pangan yang bisa langsung masuk ke program makanan bergizi untuk pelajar,” kata Sri Sultan.

Menurut Ngarsa Dalem, penguatan kelembagaan koperasi di desa harus dibarengi dengan sistem manajemen yang profesional agar koperasi bisa berkelanjutan.

"Kita juga belajar dari pengalaman, karena SDM di desa makin terbatas. Maka sistem manajemen harus rapi sejak awal. Jangan hanya mengandalkan semangat, tapi juga pengelolaan yang baik,” tegasnya.

Lanjut Sultan menambahkan, adanya peluncuran Kopdes itulah terutama untuk menghilangkan asumsi bahwa warga desa hanya bekerja sebagai petani dan nelayan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Menko Zulhas Apresiasi Kopdes Sinduadi Sleman : Ada Dokter dan Apoteker

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!