Warga Kulon Progo Kenang Sosok Praka Farizal Rhomadhon Tewas diserang Israel Saat di Lebanon: "Almarhum Aktif di Karang Taruna"
JOGJA - Sosok Praka Farizal Rhomadhon, prajurit TNI muda berusia 28 tahun asal Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, DIY, yang tewas dalam serangan Israel di Lebanon, menjadi perhatian publik. Foto-foto almarhum ramai dibagikan di media sosial, salah satunya oleh ustaz Hilmi Firdausi yang membagikan empat foto Praka Farizal.
Menurut kepala Dukuh setempat, Wakhidi, mengatakan bahwa kehidupan almarhum di kampung halaman dinilai baik - baik saja. Mengenai tugasnya di Aceh, Wakhidi mengaku tidak mengetahui kapan keberangkatannya.
"Dikarenakan punya istri di Kebumen kan tugasnya di Aceh jadi berangkatnya saya gak tahu," ujarnya saat ditemui di rumah duka.
Ia menyebut Praka Farizal tumbuh besar di Dukuh Ledok tersebut.
"Iya disini RT 17. Disini sampai SMA," kata Wakhidi.
Mengenai keseharian almarhum di lingkungan masyarakat, ia menilai Praka Farizal merupakan seseorang yang baik dilingkungannya.
"Sepertinya baik orang itu. Jadi tidak pernah apa istilahnya nakal tidak, baik baik saja di rumah. Masih muda waktu dulu sering mengikuti sub karang taruna di Dusun Ledok. Angkatan dari tahun 2017," ungkap Wakhidi.
Wakhidi juga menjelaskan bahwa almarhum tidak selalu pulang ke kampung halaman setiap tahun.
"Tahun ini nggak (pulang). Tahun kemarin pulang. Saya ketemu di lapangan pas hari Idulfitri tahun lalu," katanya.
Mengenai keluarga, ia mengungkapkan almarhum hanya memiliki 1 orang saudara.
"Orang tua, saudaranya 1. Tadi disini saudaranya ada yang angkatan marinir istilahnya tanya sama komandannya Farizal itu tadi," imbuhnya.
Soal kronologi kabar duka yang diterimanya, warga menerima kabar tersebut dari Babinsa dan Kapanewon setempat.
"Tadi pagi, dibel (ditelpon) supaya saya sebelum kesana sudah dijemput sama pak babinsa dari Kapanewon Lendah," ujar Wakhidi.
Mengenai kondisi saat serangan, ia mendapat kabar bahwa terkena rudak saat hendak salat subuh.
"Ngabari saya cuma warga saya ada yang kena halangan. Tadi waktu saya menerima informasi orang Rizal itu kan sudah disana mau subuhan 4 orang kena rudal di Lebanon, yang 2 sudah meninggal, 2 lainnya kritis," ungkap Wakhidi.
Ia menyebut rencana pemakaman almarhum di kampung halaman juga telah disiapkan.
"Iya (di Lendah) dimakamkan mau disini. Tadi dari Kodim sudah tanya nanti makamnya di makam pahlawan atau makam umum, saya matur sama warga makamnya di umum saja," ujarnya.
Baca juga: Konflik As - Iran-Israel, Pakar UGM Minta Indonesia Waspadai Dampak Ekonomi dan Energi
Namun, mengenai waktu kedatangan jenazah, ia mengaku belum mendapat informasi pasti.
"Informasinya belum ada. Sampai sekarang belum ada informasi lagi," pungkas Wakhidi.
Kabar yang berkembang menyebut, sehari sebelum insiden, intelijen sudah memberikan perintah penarikan pasukan, namun izin belum keluar karena kondisi dianggap masih kondusif. Selain menewaskan Praka Farizal, serangan tersebut juga melukai tiga prajurit TNI lainnya, termasuk satu yang mengalami luka parah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung