Selasa, 20 JANUARI 2026 • 15:10 WIB

Bongkar Bangunan Liar dan Bersihkan Rumput Liar, Wali Kota Hasto Ingin Kota Jogja Jadi "Mininya Singapura"

Author

Salah satu titik fasilitas air minum gratis di Malioboro. (Olivia Rianjani)

JOGJA - Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mendorong seluruh warga untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan. Hal ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kota Yogyakarta yang bersih, rapi, dan nyaman, baik bagi masyarakat maupun wisatawan.

Hal itu disampaikan Hasto saat ia turun langsung mengikuti kegiatan kerja bakti bersama warga Mantrijeron dan Ngampilan, Minggu pagi (18/1/2026). Dalam kegiatan tersebut, warga bersama jajaran Pemerintah Kota Yogyakarta membersihkan rumput liar, sampah, serta membongkar bangunan liar di sepanjang Jalan KH Wahid Hasyim dan Jalan Suryowijayan.

Menurutnya, aksi bersih-bersih ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Yogyakarta untuk mempercantik wajah kota, terutama di kawasan jalan protokol dan jalur wisata. Ia menekankan pentingnya kebersihan dan kerapian kota sebagai faktor yang memberikan kesan positif bagi wisatawan.

"Saya ini menjadikan Kota Jogja seperti Singapura. Saya bercita-cita Kota Yogyakarta menjadi the little Singapore," ujarnya.

Baca juga: Kota Jogja Tegaskan Larang Buang Sampah Organik ke Depo Mulai Awal 2026, Hasto :"Nanti Ada Penggerobak Keliling ke Kelurahan"

Ia pun menegaskan, ke depan tidak boleh lagi ditemukan rumput liar di trotoar maupun sepanjang ruas jalan. Hasto mengaku merasa malu jika Kota Yogyakarta yang dikenal sebagai kota budaya dan kota wisata justru menampilkan wajah kota yang kurang terawat.

"Saya merasa malu kalau Jogja didatangi wisatawan, tapi di kanan kiri jalan masih banyak rumput liar. Trotoar harus bersih, rapi, dan nyaman untuk pejalan kaki," tegasnya.

Kendati demikian, Hasto menyatakan kegiatan bersih-bersih ini akan dilakukan rutin setiap dua minggu sekali. Langkah ini sejalan dengan program unggulan Pemkot Yogyakarta 2026, yakni Jogja Tanpa Rumput.

"Di tahun 2026 ini kami punya program Jogja Tanpa Rumput. Jadi dua minggu sekali saya akan turun langsung menyisir seluruh jalan yang ada di Kota Yogyakarta," jelasnya.

Baca juga: Wali Kota Jogja Hasto Anggarkan Dana Perbaikan Talud Sungai Buntung yang Jebol Perbaikan Tahun Ini, Warga Diminta Tak Buang Sampah

Dalam kesempatan itu, Hasto juga memerintahkan pembongkaran bangunan liar yang dinilai mengganggu estetika kota dan fungsi ruang publik. Area bekas bangunan liar itu nantinya akan ditata ulang menjadi taman kota, sehingga kawasan menjadi lebih hijau dan bisa dimanfaatkan masyarakat.

"Bangunan liar kita bongkar, nanti kita ubah menjadi taman supaya lebih indah dan bisa dinikmati warga," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dikirim WA (Pribadi)

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU