Selasa, 28 OKTOBER 2025 • 17:40 WIB

Hari Sumpah Pemuda 2025  : Komisi A DPRD DIY Soroti Masih Banyak Pemuda Sulit Mengakses Pendidikan dan Lapangan Kerja

Author

Jumpa pers Komisi A DPRD DIY, Selasa (28/10/2025). (Olivia Rianjani)

JOGJA - Ditengah - tengah memperingati Hari Sumpah Pemuda 2025 yang jatuh pada hari ini Selasa (28/10), Komisi A DPRD DIY menyoroti tantangan yang dihadapi kaum muda, terutama terkait akses pendidikan dan lapangan kerja.

Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, menekankan pentingnya menanamkan semangat kebangsaan dan pendidikan Pancasila sebagai bekal menghadapi tantangan global.

"Kita melihat bagaimana proses dari sisi kejuangan para pemuda di tahun 1928 menunjukkan mental dan sikap hebat dalam memperjuangkan kemerdekaan. Pesan dari sejarah itu adalah kepada kaum muda untuk menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau keluarga,” kata Eko Suwanto, dalam jumpa persnya, pada Selasa (28/10/2025).

Eko mengungkapkan bahwa tantangan kaum muda saat ini bukan hanya soal pembangunan dan teknologi, tetapi juga masalah intoleransi, radikalisme, liberalisasi ekonomi, serta sulitnya akses pendidikan dan lapangan kerja. Karena itu, DPRD DIY mendorong program Sinau Pancasila, yang digelar bersama Pemda DIY, Kesbangpol, dan OPD terkait, menyasar generasi milenial dan Gen Z.

"Fasilitasi Sinau Pancasila ini akan digelar di 78 kecamatan/kemantren dan kapanewon pada 2026, agar pendidikan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan tidak hanya diterima oleh anak muda, tapi juga refreshing bagi generasi lebih tua," papar Eko.

Baca juga: Alasan Klitih Hanya di Yogyakarta dan Begini Cara Dispora Sleman Mengatasi Kondisi Tersebut

Selain itu, DPRD DIY juga menekankan pentingnya RAPBD pro terhadap penciptaan lapangan kerja dan pendidikan bagi anak muda.

"Untuk kesehatan mental yang baik, pemuda harus mendapatkan fasilitasi pendidikan yang baik, akses lapangan kerja yang baik, kesehatan, dan lingkungan hidup yang baik adalah tanggung jawab bersama pemerintah daerah dan DPRD," tegas Eko.

"Maka tanggung jawab ini kemudian dikerjasamakan antara DPRD dengan Pemda untuk bisa dirasakan oleh anak muda yang ada di Jogja ini baik yang tinggal di pedesaan maupun tinggal di perkotaan. Nah ini menjadi catatan penting sehingga RAPD ke depan harus dirancang untuk pro terhadap pendidikan kaum muda dan sekaligus penciptaan lapangan kerja," lanjutnya.

Sementara itu, anggota Komisi A DPRD DIY, Radjut Sukasworo, menyoroti peran pemuda sebagai agen perubahan.

"Memaknai Sumpah Pemuda hari ini berarti menumbuhkan cinta tanah air, menghargai perbedaan, dan semangat persaudaraan. Pemuda harus berani menyuarakan aspirasi, ikut terjun dalam dunia sosial, serta memanfaatkan teknologi untuk memperkuat persatuan, bukan memecah belah," ujarnya.

Baca juga: Komisi A DPRD DIY Perjuangkan Alokasi Rp 100 Juta per Kelurahan Untuk Atasi Stunting

Radjut juga menekankan pentingnya menyiapkan estafet kepemimpinan bagi generasi muda.

"Saatnya generasi muda yang memimpin atau mulai menyiapkan diri untuk estafet kepemimpinan, baik di tingkat lokal maupun nasional," ucapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Dan Wawancara Langsung

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU