Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 28 OKTOBER 2025 • 14:00 WIB

Melihat Karya 150 Anak di DIY Dalam Pameran “Art Fun PAS Showcase 2025” di Pendhapa Art Space

Melihat Karya 150 Anak di DIY Dalam Pameran “Art Fun PAS Showcase 2025” di Pendhapa Art SpaceSuasana Pameran “Art Fun PAS Showcase 2025” di Pendhapa Art Space (Olivia Rianjani)

JOGJA - Pendhapa Art Space (PAS) kembali menegaskan komitmennya dalam pendidikan seni yang inklusif dan transformatif. Melalui program Art Fun PAS for Children dan pameran bertajuk Art Fun PAS Showcase 2025, lembaga seni yang berlokasi di Bantul ini menghadirkan ruang kreatif bagi anak-anak untuk berekspresi lewat seni patung.

Pameran yang berlangsung dari 18 hingga 31 Oktober 2025 di Galeri A–B Pendhapa Art Space ini menampilkan lebih dari 100 karya patung hasil proses kreatif anak-anak peserta Art Fun PAS for Children, yang telah digelar sepuluh kali sejak Juli hingga Oktober 2025.

Inti dari showcase ini bukan sekadar memamerkan hasil akhir, tetapi untuk merayakan dan merefleksikan perjalanan kreatif anak-anak dalam empat bulan berproses memahami seni patung,” ujar Aldo, selaku salah satu panitia pameran tersebut saat ditemui dilokasi belum lama ini.

Sebagai Media Belajar dan Bermain

Seni patung sengaja dipilih sebagai medium utama karena dinilai mampu melatih motorik dan kemampuan spasial anak. Melalui aktivitas menekan, membentuk, dan menyentuh material, anak-anak belajar mengenal ruang, tekstur, dan keseimbangan secara alami.

"Ketika jari mereka membentuk sesuatu, sebenarnya mereka sedang belajar memahami dunia lewat pengalaman nyata, bukan hanya lewat layar gawai,” ujar Aldo.

Menariknya, program ini dirancang dengan semangat inklusif. Meskipun awalnya ditujukan untuk anak usia 6–12 tahun, kegiatan ini juga diikuti oleh peserta di luar rentang usia tersebut, termasuk anak usia tiga tahun dan peserta penyandang disabilitas seperti down syndrome.

Kami memilih untuk lebih longgar dalam memaknai istilah ‘anak-anak’. Yang penting mereka ingin berekspresi dan berproses bersama,” jelasnya.

Baca juga: Targetkan Tersambung Sebelum 2028, Pemda DIY Kebut Pembangunan Jalan Prambanan - Gading Penghubung Ke Gunungkidul

Inklusif, Reflektif, dan Partisipatif

Melihat Karya 150 Anak di DIY Dalam Pameran “Art Fun PAS Showcase 2025” di Pendhapa Art SpaceSalah satu karya dari anak difabel. (Olivia Rianjani)

Pendekatan yang digunakan dalam program ini berlandaskan konsep Early Childhood Care and Development (ECCD), secara holistik, dimana anak diposisikan sebagai subjek aktif, bukan objek pasif dalam proses belajar.

Melalui pameran ini, kami ingin memperluas ruang pendidikan seni yang tidak hanya fokus pada hasil karya, tetapi juga pada proses reflektif dan partisipatif yang membentuk karakter serta daya imajinasi anak di masa depan,” tuturnya.

Program Art Fun PAS for Children ini diikuti oleh lebih dari 150 peserta dari berbagai latar belakang termasuk anak - anak difabel. Selama prosesnya, tim Pendhapa Art Space memastikan anak-anak memiliki kebebasan penuh untuk bereksperimen tanpa intervensi berlebihan dari orang tua.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Dan Wawancara Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Melihat Karya 150 Anak di DIY Dalam Pameran “Art Fun PAS Showcase 2025” di Pendhapa Art Space

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!