Selasa, 28 OKTOBER 2025 • 14:45 WIB

Pemkab Apresiasi Dua Pemuda Sleman Wakili DIY dalam Program Pertukaran Pemuda ke Kalimantan dan Bali

Author

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kabupaten Sleman, Heru Saptono (kiri) (Olivia Rianjani)

JOGJA - Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun 2025 ini, Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman memberikan apresiasi kepada pemuda melalui pemilihan Duta Pemuda. Kali ini, kedua Duta Pertukaran Pemuda dari Provinsi DIY, baik putra maupun putri berasal dari Sleman. Mereka menempuh pertukaran ke Kalimantan dan Bali.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman, Heru Saptono, menjelaskan bahwa program pertukaran ini memberikan kesempatan bagi pemuda untuk memperoleh ilmu baru dan pengalaman praktis.

"Alhamdulillah di tahun 2025 ini, Duta Pertukaran Pemuda dari Provinsi DIY, putra dan putri, dua-duanya dari Sleman. Yang satu ke Kalimantan, yang satu ke Bali,” ujar Heru kepada awak media di Lobby Setda Pemda Sleman, Selasa (28/10/2025).

Pertama, pria bernama Erlin dari wilayah Ngemplak, ia menempuh pertukaran ke Kota Waringin Barat, Kalimantan yang dimana memperoleh pengalaman dalam mendampingi UMKM setempat melalui keahliannya sebagai content creator.

"Dia mendampingi UMKM di sana untuk kemudian membranding produk lokal, misalnya produk Mendong," kata Heru.

Baca juga: Hari Sumpah Pemuda 2025 : Pemkab Sleman Ungkap Ada Sejumlah Pelajar Terindikasi Perilaku Negatif Hingga Berikan Apresiasi Kepada 10 Pemuda Ini

Sementara itu, yang menempuh pertukaran di Bali yakni wanita bernama Maharani dari wilayah Pakem, ia fokus pada kesehatan mental remaja. Diketahuinya bahwa di Bali sudah ada pos pelayanan kesehatan mental untuk remaja, yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi Sleman.

"Di Sleman meski psikolog sudah ada di setiap puskesmas, tapi layanan khusus untuk kesehatan mental pemuda belum ada. Ini penting mengingat fenomena klitih yang semakin marak," terang Heru.

Baca juga: Melihat Karya 150 Anak di DIY Dalam Pameran “Art Fun PAS Showcase 2025” di Pendhapa Art Space

Kendati demikiam, Heru menyebut bahwa perhatian pada pemuda sangat penting karena bonus demografi Indonesia diperkirakan akan terjadi pada 2045, dimana jumlah usia produktif mencapai 70 persen. Menurut data BPS, Sleman diprediksi mengalami bonus demografi lebih awal, yakni pada tahun 2035.

"Dengan adanya program pertukaran ini, pemuda Sleman diharapkan dapat membawa pulang ilmu dan pengalaman yang bermanfaat bagi pengembangan diri dan masyarakat,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU