JOGJA - Pemindahan pedagang Pasar Godean yang semula direncanakan mengalami penundaan, sehingga menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat apakah ada konflik antara pedagang dan pemerintah daerah. Pemindahan semula akan dilakukan pada 15 Oktober mendatang.
Menanggapi hal ini, Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menjelaskan bahwa sejauh ini tidak ada konflik yang terjadi.
“Konflik enggak ada, tapi yang jadi persiapan memang saya minta kalau semuanya sudah siap baru ngomong kapan mau pindah,” kata Harda saat dihubungi via telepon, Senin (13/10/2025).
Harda juga mengatakan bahwa penundaan ini justru untuk menghindari kesulitan di kemudian hari jika pedagang menolak untuk pindah saat persiapan belum matang.
"Mengko nek menolak kita pindah, ini sudah siap untuk memperbaiki itu lebih sulit. Ini manajemen-manajemen apapun itu harus lengkap dulu, baru ngomong udah,” ucapnya.
Lebih lanjut, Harda menegaskan bahwa dirinya tidak ingin berpolitik dalam masalah ini dan menginginkan semua persiapan selesai terlebih dahulu, khususnya terkait manajemen pasar.
“Saya ra seneng berpolitik, rasa seneng untuk menutupi. Kalau dari pribadi saya, belum siap itu teman-teman mengatur berkaitan dengan manajemen Pasar Godean. Itu kan baru selesai penataan. Seperti undian dan lain itu bagaimana pengaturan manajemen parkirnya,terus kemarin yang parkir lama seperti apa, orang-orangnya dikemanakan dan sebagainya,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan belum ada target waktu pemindahan dari Pemkab Sleman.
“Kalau saya hari ini pun tidak ada masalah kalau semuanya sudah siap," ujarnya.
Kendati demikian, mengenai kesiapan manajemen parkir, Harda menegaskan pentingnya pengelolaan yang optimal dan transparan.
“Penggunaan parkir itu sudah siap atau belum? Karena sudah dapat laporan sudah selesai penyerahan atau belum. Kemudian manajemen parkirnya itu pengelolaanya kayak apa. Karena saya enggak mau ada kebocoran," tegasnya.
Menurutnya, Pemkab Sleman harus memaksimalkan dana yang diperoleh dari pemerintah pusat dengan pengelolaan yang baik.
“Harus betul-betul dipersiapkan dengan baik pusat-pusat pendapatannya,” tegasnya lagi.
Terkait isu perbaikan fasilitas seperti talang bocor dan perbaikan jalan, kata Harda, hal tersebut bukan menjadi masalah utama.
"Tapi menurut saya ngomongnya kalau sudah siap ya kita ngomong tanggal berapa kita pindah,” ujarnya.
Ketika ditanya solusi dari pemerintah daerah untuk menyelesaikan masalah dengan pedagang, Harda mengatakan bahwa urusan dengan pedagang sudah selesai, terutama terkait dengan sistem undian yang sudah dilaksanakan.
"Kalau dengan pedagang kan sudah selesai dengan kemarin terakhir ini yang undian, ya paling nanti dengan yang berwenang," tuturnya.
Untuk proses serah terima pasar kepada Pemkab, Harda berjanji akan melakukan pengecekan lebih lanjut.
“Makasih sudah diingatkan nanti tak cek, mungkin nanti tak kabarin," pungkas Harda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Konfirmasi Langsung