Senin, 13 OKTOBER 2025 • 15:30 WIB

Pasar Godean Batal Beroperasi 15 Oktober, Disperindag Sebut Tiga Perbaikan Ini Jadi Penyebab Mundurnya

Author

Potret Pasar Godean (dari dalam). (Olivia Rianjani)

JOGJA - Rencana pemindahan pedagang dari pasar relokasi ke Pasar Godean yang semula dijadwalkan pada 15 Oktober 2025 dipastikan mundur. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman memutuskan untuk menunda proses tersebut karena masih ada sejumlah fasilitas yang perlu disempurnakan.

Sekretaris Disperindag Sleman, Aris Herbandang, menjelaskan bahwa sebagian besar persiapan telah rampung. Namun, masih ada beberapa titik yang membutuhkan perbaikan, terutama terkait talang air yang bocor di beberapa los dan kios.

Kami punya target awal pedagang pindah ke Pasar Godean tanggal 15 Oktober ini. Tetapi pada perkembangannya, ada beberapa spot yang sangat krusial masih dalam proses penyempurnaan,” ujar Aris, saat kepada wartawan, Senin (13/10/2025).

Ada beberapa los kios yang saat hujan kemarin ternyata bocor. Jadi kami pending dulu, ketimbang nanti sudah pindah tapi belum terselesaikan, dagangan malah basah semua dan merugikan pedagang,”sambungnya.

Menurut Aris, pihaknya telah berkoordinasi dengan para pedagang untuk menunda proses pindahan hingga seluruh perbaikan selesai dilakukan. Perbaikan tersebut difokuskan pada bagian-bagian yang berpotensi terkena air hujan.

Kami sudah sepakat dengan pedagang untuk menyelesaikan dulu titik-titik yang memang butuh perhatian, terutama dari sisi hujan dan air, karena itu sangat penting,” katanya.

Selain faktor perbaikan internal pasar, kondisi akses jalan menuju lokasi pasar juga menjadi salah satu pertimbangan utama. Jalan Godean ke arah barat, tepat di perempatan, saat ini masih dalam tahap perbaikan berat, sehingga berpotensi menghambat mobilisasi barang.

Kami juga bersyukur, sudah berdiskusi dengan pedagang. Kalau tanggal 15 itu, kondisi jalan Godean masih diperbaiki berat, tentu untuk akses mobilisasi barang kami juga akan mengalami kendala. Jadi kami sepakat untuk jadwalnya mundur, tidak tanggal 15,” ungkap Aris.

Pasar Godean. (Olivia Rianjani)

Faktor mundur lainnya, karena Pemkab Sleman belum menerima serah terima Pasar Godean dari pihak Disperindag tersebut, mengingat masih dalam perbaikan.

Kami sudah melapor ke Pak Bupati terkait penundaan ini. Jadwal baru masih akan kami koordinasikan dan laporkan kembali untuk diputuskan,” imbuhnya.

Meski jadwal pemindahan diundur, Aris menegaskan bahwa seluruh progres pembangunan los, kios, dan telasanan, sudah berjalan baik. Perbaikan yang tersisa hanya pada beberapa titik kecil, termasuk penyempurnaan gate system area parkir.

Kalau dari pedagang tidak ada keluhan, hanya yang bocor itu saja. Progres parkir juga sudah siap. Gate system nanti juga disempurnakan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pembuatan bedek, atau pengaman los pedagang seperti sekat dan pagar, saat ini tengah dilakukan secara mandiri oleh para pedagang.

"Sekarang teman-teman pedagang juga sedang membuat bedek atau pengaman dagangan secara mandiri,” katanya.

Baca juga: Bertamu Lewat Seni: Lapangan Logandeng Hidup oleh Gelaran Olah Rupa FKY 2025

Baca juga: Geram Soal Dugaan Oknum Yang Biarkan Parkir Liar Kawasan Gumaton dan Eks Parkir ABA, Warga Akan Temui Walikota

Terkait sistem pembayaran retribusi dan parkir, Aris menyebut nantinya akan dikelola oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman. Pembayaran akan disiapkan dengan opsi tunai maupun digital.

Untuk sistem pembayaran nanti mungkin dari Dishub yang akan mengelola, karena itu ranahnya di sana,” jelasnya.

Disperindag Sleman menargetkan pemindahan pedagang ke Pasar Godean tetap dapat dilakukan pada tahun 2025, setelah seluruh fasilitas siap digunakan dan mendapat persetujuan dari Bupati Sleman.

Kita upayakan di tahun 2025 harus bisa pindah, tapi tanggal pastinya akan kami laporkan dulu ke Pak Bupati,” tandas Aris.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU