Rabu, 24 SEPTEMBER 2025 • 19:30 WIB

Semarak 18 Kelompok Tani Kapanewon Se-Gunungkidul Peringati Hari Tani Nasional 2025

Author

Suasana Hari Tani Nasional di Bangsal Sewokoprojo, Gunungkidul, pada Rabu (24/9/2025). (Istimewa)

JOGJA - Dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional yang jatuh setiap 24 September, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul menggelar kegiatan di Bangsal Sewokoprojo, Rabu (24/9/2025) dengan mengundang Kelompok tani dari 18 Kapanewon se-Gunungkidul.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten GunungkidulRismiyadi, menyampaikan, tema Hari Tani kali ini yakni beradaptasi dengan iklim menekankan ketahanan petani dalam menghadapi krisis iklim melalui strategi adaptasi seperti diversifikasi tanaman, pemanfaatan informasi cuaca, dan inovasi teknologi.

Dimana, fokus utama adalah menjaga ketahanan pangan nasional dari dampak anomali cuaca yang tidak menentu, serta memperkuat kapasitas petani kecil dengan dukungan dari pemerintah dan kolaborasi multi-sektor.

"Hari Tani Nasional diperingati setiap tanggal 24 September berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 169 tahun 1963 tentang Hari Tani. Tanggal ini bertepatan dengan disahkannya Undang undang nomor 5 tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok Agraria, yang merupakan tonggak perjuangan petani untuk merombak struktur penguasaan agraria warisan kolonial yang timpang dan tidak adil," paparnya.

Baca juga: Wabup Sleman Dorong Pertanian Berbasis Teknologi Melalui Workhop Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna

Ia mengatakan, bahwa Hari Tani tahun 2025 kali ini diperingati secara sederhana namun tetap diselenggarakan kegiatan-kegiatan yang mendukung sebagai representasi program yang selama ini sudahh digulirkan oleh Bupati Gunungkidul.

"Beberapa kegiatan yang dilaksanakan adalah, Pekan Tani Gunungkidul, Lomba Cipta Menu Pangan, Gerakan Pangan Murah, Pelatihan Budidaya Anggrek, Penanaman Anggrek, Senam Bersama, Lomba Lukis Poster Pertanian, Sarasehan dan doa bersama petani Gunungkidul," tandasnya.

Rismiyadi juga mengatakan, pada kesempatan tersebut juga hadir kurang lebih 1000 petani dan penyuluh pertanian.

Bupati Endah yang menyempatkan hadir dalam peringatN tersebut berpesan, agar Peringatan Hari Tani bukan hanya sekedar seremonial belaka, namun juga ada bukti kerja dan tindakan nyata untuk mendukung mensejahterakan petani.

"Salah satunya ya melalui surat edaran Bupati mengenai menu konsumsi seperti snack dari Pemda harus berbahan lokal yang ditanam oleh Petani kita, selama itu menggunakan uang negara kita wajibkan untuk hidangan konsumsi yang dibeli yang dari lokal Gunungkidul," ujar Endah.

Baca juga: Mahasiswa KKN UNY di Gunungkidul Ajarkan Warga Olah Jerami Jadi Briket Ramah Lingkungan

Endah juga berharap, melalui gerakan tersebut diharapkan juga dapat menggerakkan perekonomian Gunungkidul serta menghargai hasil panen dari petani Gunungkidul.

"Marilah kita jadikan momentum Hari Tani ini sebagai titik tolak baru, di mana kita tidak lagi melihat kemarau sebagai musuh, tetapi sebagai tantangan untuk berinovasi," pungkas Endah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dikirim Di Grup WA

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU