Kamis, 21 AGUSTUS 2025 • 13:50 WIB

Sultan HB X Serahkan Lencana Darma Bakti di Peringatan Hari Pramuka ke-64 Kepada Bupati dan Wakil Bupati Sleman

Author

Momen Bupati Sleman Harda Kiswaya dan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menerima Tanda Penghargaan Lencana Darma Bakti dalam upacara Apel Besar Hari Pramuka ke-64 tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), di Lapangan Trirenggo, Kamis (21/8/2025). (Istimewa)

JOGJA - Bupati Sleman Harda Kiswaya dan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menerima Tanda Penghargaan Lencana Darma Bakti dalam upacara Apel Besar Hari Pramuka ke-64 tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang digelar di Lapangan Trirenggo, Bantul, Kamis (21/8/2025). Upacara Apel Besar Hari Pramuka ini diikuti oleh ribuan anggota Pramuka dari berbagai tingkatan di DIY serta dihadiri para tokoh dan pejabat daerah.

Penghargaan tersebut disematkan langsung oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) DIY, didampingi oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) DIY GKR Mangkubumi. Lencana Darma Bakti merupakan bentuk apresiasi terhadap anggota dewasa Gerakan Pramuka, baik yang berasal dari internal maupun eksternal organisasi, atas jasa dan pengabdian luar biasa dalam memajukan kegiatan kepramukaan.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi dirinya bersama jajaran pemerintah daerah untuk terus mendukung kegiatan Pramuka di semua tingkatan.

"Saya bersama Bapak Wakil Bupati Sleman mengucapkan terima kasih atas penghargaan ini. Semoga ini menjadi motivasi kami untuk terus memajukan Gerakan Pramuka di Sleman,” ujarnya.

Harda menegaskan, Pemkab Sleman akan terus berkomitmen mendukung seluruh program dan kegiatan kepramukaan yang ada di wilayahnya, mulai dari tingkat siaga hingga pandega.

Kami ingin Gerakan Pramuka benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sleman,” tandasnya.

Baca juga: Isu Danais DIY Tahun 2026 dipangkas Jadi Rp 500 Miliar, Pembangunan Taman Budaya Sleman Terancam Mandek

Sementara itu, dalam amanatnya, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X menekankan bahwa peringatan Hari Pramuka bukan hanya seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk refleksi dan inspirasi bersama. Tema nasional Hari Pramuka tahun ini adalah “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa”.

Menurut Sri Sultan, ketahanan bangsa lahir dari semangat kebersamaan, sinergi, dan gotong royong di segala bidang kehidupan.

Pramuka adalah gerakan pendidikan karakter yang berakar kuat di bumi Indonesia. Kode kehormatan Pramuka adalah kompas moral yang tak boleh lekang oleh waktu,” tegas Ngarsa Dalem.

Baca juga: Kenalkan Budaya Lewat Kerajinan Tradisional, Wayang Suket Indonesia Gelar Workshop di SDN Gabahan Sleman

Sri Sultan juga mengingatkan bahwa motto Pramuka, "Satya ku Darmakan, Darmaku ku Baktikan”, adalah panggilan pengabdian yang melintasi generasi. Oleh karenanya, Sri Sultan menekankan pentingnya inovasi dalam tubuh Gerakan Pramuka, agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Ia juga mendorong regenerasi berkelanjutan sebagai kunci keberlangsungan Pramuka di masa depan.

Jadilah generasi yang tangguh, berintegritas, kreatif, dan peduli serta mampu memimpin perubahan. Buktikan Dasa Darma tidak hanya janji tapi laku hidup sehari-hari,” pungkas Sultan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Keterangan Pers

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU