Jumat, 01 AGUSTUS 2025 • 15:25 WIB

Relokasi 13 Rumah Dinas Tegal Lempuyangan Capai Tahap Akhir, 13 KK Resmi Serahkan Kunci ke PT KAI, Pagar Seng Dipasang

Author

Kondisi salah satu didalam rumah dinas Stasiun Lempuyangan. (Olivia Rianjani)

JOGJA - Sebanyak 13 rumah warga di RW 01 Tegal Lempuyangan resmi diserahkan kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI) pada Kamis (31/7/2025). Penyerahan dilakukan sebagai bagian dari proyek beautifikasi Stasiun Lempuyangan. Usai penyerahan, PT KAI langsung memasang pagar seng di sekitar rumah-rumah tersebut, menandai proses pengosongan lahan.

Ketua RW 01 Tegal Lempuyangan, Antonius Handriutomo mengatakan, warga yang terdampak sebelumnya sempat menolak pemberian kompensasi, namun akhirnya sepakat menerima setelah melalui proses sosialisasi dan negosiasi panjang. Selain kompensasi dari PT KAI, warga juga menerima bebungah dari Kraton Yogyakarta.

Kami bersyukur hari ini, 31 Juli 2025, bisa menyerahkan rumah ini secara baik-baik ke PT KAI. Setelah melalui berbagai tahapan, termasuk sosialisasi dan pengukuran, akhirnya 13 rumah ini menerima kompensasi dari KAI dan bebungah dari Kraton,” ujarnya saat ditemui, Kamis (31/7/2025).

Ia menyebutkan bahwa total rumah yang terdampak beautifikasi Stasiun Lempuyangan berjumlah 14 rumah. Satu rumah yang menolak kompensasi telah dieksekusi terlebih dahulu oleh KAI pada 9 Juli lalu. Antonius menambahkan bahwa masing-masing rumah menerima jumlah kompensasi yang berbeda, bergantung pada kondisi fisik bangunan.

Kompensasi dari KAI dihitung berdasarkan ongkos bongkar, tergantung luas dan jenis bangunan tambahannya. Ada yang menerima Rp21 juta, ada pula yang sampai Rp141 juta,” ungkapnya.

Baca juga: Penertiban Rumah Dinas KAI Tegal Lempuyangan Mulai ditertibkan Hari Ini, KAI Ungkap Proses Beautifikasi Stasiun Lempuyangan Bakal dimulai

Sementara bebungah dari Kraton diberikan secara merata, yakni sebesar Rp750 juta yang dibagi rata kepada 14 rumah, sehingga masing-masing rumah menerima sekitar Rp53 juta. Proses serah terima kunci dilakukan pukul 09.00 WIB, berbarengan dengan pemasangan pagar seng oleh petugas PT KAI. Warga masih diizinkan mengakses rumah hingga pukul 16.00 WIB hari ini sebelum area sepenuhnya dikunci dan dijaga.

Anton juga menyampaikan bahwa dirinya resmi mengundurkan diri sebagai Ketua RW 01 per hari ini, namun diminta oleh Lurah untuk tetap menjabat sementara hingga 17 Agustus 2025, demi menjaga kelancaran transisi administrasi wilayah.

RT 02, yang mayoritas rumahnya terdampak, kini sudah tidak ada lagi. Lima rumah tersisa di gang Gelinci sepakat untuk bergabung ke RT 03. Jadi ke depan, RW 01 hanya terdiri dari RT 01 dan RT 03,” jelasnya.

Terkait masa depan bangunan yang ditinggalkan, Antonius mengatakan rumah-rumah tersebut tidak akan dibongkar karena merupakan bangunan warisan budaya.

Ini rumah warisan Belanda. Ada sertifikatnya sebagai warisan budaya, jadi bangunan aslinya tidak akan diubah. Yang dibongkar hanya tambahan-tambahan bangunan saja,” ucapnya.

Soal rencana pemanfaatan lokasi tersebut ke depan, Anton mengatakan dirinya mendengar bahwa lokasi tersebut akan dijadikan area kafe atau hotel transit, meski belum ada informasi resmi dari pihak KAI. 

Baca juga: Konflik Penggusuran Rumah Dinas di Lempuyangan Semakin Memanas, Begini Respon Daop 6 Soal Warga Akan Tempuh Jalur Hukum

Meski telah meninggalkan rumah sejak 1 Juli dan pindah ke rumah pribadi yang berada di Jalan Tamansiswa, Anton mengaku proses pindahan masih berlangsung mengingat banyaknya barang yang harus dibawa. Ia dan warga lainnya tetap saling berkomunikasi melalui grup WhatsApp yang aktif digunakan untuk koordinasi administrasi dan kebutuhan lapangan.

Kami tetap menjaga komunikasi dan persaudaraan, termasuk dengan warga yang rumahnya dieksekusi lebih dulu. Perbedaan keputusan tidak memutuskan tali persaudaraan kami sebagai warga Lempuyangan,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU