Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 02 JUNI 2026 • 15:20 WIB

Gunung Merapi Siaga Level III Hari Ini : Terjadi 25 Kali Gempa Guguran, Muntahkan 6 Kali Guguran Lava

Gunung Merapi Siaga Level III Hari Ini : Terjadi 25 Kali Gempa Guguran, Muntahkan 6 Kali Guguran LavaGuguran awan panas Gunung Merapi. (Istimewa)

JOGJA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta kembali merilis laporan terbaru mengenai aktivitas Gunung Merapi. Berdasarkan periode pengamatan pada Selasa 2 Juni 2026 dari pukul 06.00 hingga 12.00 WIB, gunung api aktif yang berada di perbatasan DIY dan Jawa Tengah tersebut masih menunjukkan aktivitas vulkanik yang tinggi dan berada pada Level III (Siaga).

Kepala BPPTKG Yogyakarta, Agus Budi Santoso, menjelaskan bahwa dalam kurun waktu enam jam tersebut, teramati adanya guguran lava pijar yang mengarah ke sektor barat daya.

"Teramati 6 kali guguran lava ke arah Barat Daya Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 1.600 meter," ujarnya, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/6/2026).

Secara visual, gunung setinggi 2.968 mdpl tersebut terlihat jelas hingga tertutup kabut 0-I hingga 0-III. Asap kawah bertekanan lemah juga teramati berwarna putih dengan intensitas tipis, mencapai ketinggian 100 meter di atas puncak.

Baca juga: Dua Warga Masih Hilang Karena Banjir Ekstrem di Lereng Gunung Merapi, BPPTKG Minta Warga dan Penambang Hindari Aliran Sungai Ini

Kondisi meteorologi di sekitar sirkum Merapi dilaporkan bervariasi mulai dari cerah, berawan, hingga mendung, dengan angin bertiup lemah ke arah timur. Suhu udara berada di angka 23.2 - 25.5°C, kelembaban 71.6 - 74.6 persen, dan tekanan udara mencapai 874.5 - 919.0 mmHg.

BPPTKG juga merekam aktivitas kegempaan yang cukup intensif selama periode pengamatan ini. Tercatat ada tiga jenis gempa utama yang mendominasi, yakni pertama gempa guguran yang mana terjadi sebanyak 25 kali dengan amplitudo 2-15 mm dan durasi 32.52-158.41 detik.

Kedua, dempa Hybrid/Fase Banyak. Ini terjadi sebanyak 9 kali dengan amplitudo 2-25 mm, S-P 0.2-0.8 detik, dan durasi 7.79-20.6 detik.

Ketiga, gempa Vulkanik Dangkal. Ini terjadi sebanyak 6 kali dengan amplitudo 3-14 mm dan durasi 7.45-17.66 detik.

Agus menegaskan bahwa rentetan kegempaan ini menjadi indikasi kuat bahwa aktivitas di dalam perut bumi Merapi belum mereda.

"Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya," ungkapnya.

Terkait potensi bahaya saat ini, BPPTKG memetakan wilayah sektoral yang rawan terdampak guguran lava dan awan panas. Pada sektor selatan-barat daya, ancaman meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng sejauh maksimal 7 km. Sementara pada sektor tenggara, potensi bahaya mengancam Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol sejauh 5 km.

Jika terjadi letusan eksplosif, lontaran material vulkanik diperkirakan dapat menjangkau radius 3 km dari puncak gunung.

Menyikapi status Siaga ini, pihak BPPTKG mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting bagi masyarakat setempat dan wisatawan:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dikirim Di Grup WA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Gunung Merapi Siaga Level III Hari Ini : Terjadi 25 Kali Gempa Guguran, Muntahkan 6 Kali Guguran Lava

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!