Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 25 APRIL 2026 • 14:35 WIB

Kesaksian Warga Buntut Geger Daycare Little Aresha Jogja diduga Aniaya Anak, Sebut Normal Hingga Numpang Berjemur dirumahnya

Kesaksian Warga Buntut Geger Daycare Little Aresha Jogja diduga Aniaya Anak, Sebut Normal Hingga Numpang Berjemur dirumahnyaLokasi Daycare bernama Little Aresha yang digrebek dugaan penganiayaan anak. (Olivia Rianjani)

JOGJA - Geger dugaan penganiayaan dan penelantaraan anak di daycare Little Aresha, Kota Yogyakarta, mengejutkan warga sekitar. Di balik pagar bangunan yang tampak normal, warga mengaku kerap mendengar suara tangisan bayi dari dalam tempat penitipan anak tersebut.

Salah seorang warga setempat berinisial F (40) mengungkapkan bahwa aktivitas harian di daycare tersebut sebenarnya terlihat biasa saja dari luar. Ia mengaku tidak menaruh curiga karena interaksi dengan pengasuh tergolong cukup baik.

"Kesehariannya di sini ya ramah, nggak ada apa-apa. Cuma penjemputan, pengantaran doang. Sebenarnya normal ya, nggak ada yang mencurigakan kalau dari luar," ujar F saat ditemui di lokasi, Sabtu (25/4/2026).

Baca juga: Polresta Yogyakarta Tangkap Pemuda Pelaku Curanmor, Dua Motor Diamankan Sebelum Dijual

Meski terlihat normal secara prosedural, F mengaku sering mendengar suara tangisan bayi dari dalam bangunan tersebut. Namun, selama ini warga menganggap hal itu sebagai hal yang wajar terjadi di tempat penitipan anak.

"Ya nangis, nangis. Sering dengar, kan namanya juga bayi, pikirnya kita kan rewel atau apa. Cuma gitu aja," imbuhnya.

Aktivitas yang Tertutup

Lanjut F menambahkan bahwa pengasuh di Little Aresha sebenarnya cukup sering bersosialisasi di depan rumah, terutama saat menjemur anak-anak yang dititipkan. Bahkan, area depan rumah F sering digunakan untuk aktivitas tersebut.

"Ramah, orang dijemur di rumah saya. (Anak-anak) sering dibawa ke situ berjemur gantian," ungkapnya.

Baca juga: Daycare 'Little Aresha' Jogja Digerebek: Anak diikat Hingga Kena Pneumonia Massal

Kendati demikian, F mengakui bahwa meski pengasuhnya ramah di luar, segala bentuk kegiatan di dalam ruangan tetap bersifat tertutup. Ia mengaku sangat terkejut ketika mendengar kabar bahwa daycare tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan kekerasan terhadap anak hingga menyebabkan beberapa korban didiagnosa mengidap pneumonia.

"Ya kaget lah. (Tapi) tertutup kegiatannya," pungkas F.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah orang tua secara resmi melapor ke Polresta Yogyakarta pada Sabtu 25 April 2026, sampai saat ini para orang tua masih dilokasi Mapolresta.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kesaksian Warga Buntut Geger Daycare Little Aresha Jogja diduga Aniaya Anak, Sebut Normal Hingga Numpang Berjemur dirumahnya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!