Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 25 APRIL 2026 • 13:20 WIB

Daycare 'Little Aresha' Jogja Digerebek: Anak diikat Hingga Kena Pneumonia Massal

Daycare Little Aresha Jogja Digerebek: Anak diikat Hingga Kena Pneumonia MassalLokasi Daycare bernama Little Aresha yang digrebek dugaan penganiayaan anak. (Olivia Rianjani)

JOGJA - Dugaan kasus penganiayaan anak di tempat penitipan anak (daycare) mengguncang Kota Yogyakarta dimana jajaran Polresta Yogyakarta menggerebek daycare tersebut pada Jumat (24/4) malam . Alhasil, Daycare bernama Little Aresha kini tengah dalam penyelidikan pihak kepolisian setelah para orang tua melaporkan berbagai perlakuan tidak manusiawi yang dialami buah hati mereka ke Polresta Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026). Berdasarkan keterangan para orang tua, mereka yang awalnya percaya dengan citra positif dan fasilitas yang ditawarkan, kini harus menghadapi kenyataan pahit melalui bukti-bukti video yang ditemukan di lokasi kejadian.

Kaki dan Tangan Diikat, Makanan Dimakan Pengasuh

Salah satu orang tua korban, Khoirunisa (34), mengungkapkan kepiluannya saat melihat rekaman kondisi anaknya saat penggerebekan. Ia menyebut anaknya ditemukan dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

"Kondisi tangannya diikat pergelangan tangan di sini. Diikat dan diberdong (dibedong). Pakainya cuma pampers doang, dan ditidurin tanpa kasih bantal ataupun kasur, cuma di playmate," ucap Khoirunisa dengan nada bergetar, saat ditemui di Mapolresta Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026).

Tak hanya kekerasan fisik, ia juga mendapati fakta bahwa bekal makanan yang ia siapkan setiap hari diduga dikonsumsi oleh para pengasuh (miss), sementara anaknya sering pulang dalam keadaan kelaparan.

"Saya selalu bawain dia snack, camilan jajanan pasar, pulang tuh selalu bersih. Dan aku lihat langsung, itu yang makan adalah miss-missnya. Karena setiap dia pulang, dia selalu kelaparan, nangis, ketakutan. Tadi malam pun dia tidur nggak mau di kasur, maunya di lantai tanpa bantal," katanya.

Ia juga menyebut adanya pembatasan bagi orang tua untuk melihat fasilitas di dalam secara mendadak.

"Kalau mau cross check visit itu hari Minggu, selain itu nggak boleh. Harus janjiin dulu jam berapa karena akan disetting tempatnya kelihatan lebih bagus. Dan nggak boleh direkam sama sekali," katanya.

Khoirunisa juga mengungkapkan bahwa anaknya kerap jatuh sakit sejak dititipkan di sana.

"Dia pilek sampai sekarang belum sembuh. Terus batuk, biasanya nggak pernah batuk. Batuknya sampai muntah-muntah terus. Berat badannya juga dari hampir sembilan, jadi turun sampai delapan. Ada bekas cekaran di tangan," bebernya.

Terkena Pneumonia Massal

Daycare Little Aresha Jogja Digerebek: Anak diikat Hingga Kena Pneumonia MassalSalah satu orang tua korban menunjukkan bukti anaknya kena penelantaran. (Olivia Rianjani)

Kondisi kesehatan anak-anak yang dititipkan di Little Aresha juga menjadi sorotan. Norman Windarto (41), seorang ASN yang menitipkan dua anaknya di sana, menyebut adanya pola penyakit yang sama di antara para anak didik, yakni infeksi paru-paru.

"Anak kami sering sakit, hampir sebulan sekali ke dokter dan terakhir divonis pneumonia paru-paru. Ternyata yang kena pneumonia tidak hanya anak saya, tapi ada beberapa anak juga," kata Norman.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Daycare 'Little Aresha' Jogja Digerebek: Anak diikat Hingga Kena Pneumonia Massal

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!