Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 03 APRIL 2026 • 19:30 WIB

Geger Pria Lansia Gantung Diri di Pasar Hewan di Sleman, Diduga Gara - Gara Masalah Kesehatan

Geger Pria Lansia Gantung Diri di Pasar Hewan di Sleman, Diduga Gara - Gara Masalah KesehatanSosok mayat gantung diri ditemukan di Pasar Hewan Mancasan, Ambarketawang, Gamping, Kabupaten Sleman, DIY, pada Jumat (3/4/2026). (Istimewa)

JOGJA - Warga di sekitar Pasar Hewan Mancasan, Ambarketawang, Gamping, Kabupaten Sleman, DIY, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang meninggal dunia dengan cara gantung diri pada Jumat (3/4/2026). Korban ditemukan pertama kali oleh seorang pelajar yang tengah melintas di lokasi kejadian.

Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengatakan bahwa petugas gabungan dari Polsek Gamping, Tim Inafis Polresta Sleman, dan tim medis Puskesmas Gamping 1 langsung meluncur ke lokasi sesaat setelah menerima laporan.

"Benar, setelah mendapat laporan penyidik langsung melakukan olah TKP," ujarnya dalam keterangan kepada media.

Ia menungkapkan, peristiwa ini bermula sekira pukul 04.00 WIB. Saat itu, seorang saksi berstatus pelajar berinisial A.D. (17) tengah melintas di Jalan Pasar Hewan dari arah selatan ke utara. Saat melewati depan pasar, ia melihat sesosok tubuh tergantung di area pos penjagaan.

Karena merasa takut, A.D. kemudian memberitahukan temuannya kepada M.R. (17), yang selanjutnya diteruskan kepada R.A.S. (24). Keduanya sempat mendatangi lokasi untuk memastikan kebenaran informasi tersebut sebelum akhirnya melapor ke pihak kepolisian.

"Setelah memastikan benar terdapat orang tergantung, kemudian pada jam 04.30 WIB, R.A.S. mendatangi Polsek Gamping untuk melaporkan adanya kejadian tersebut," kata Anggoro.

Kemudian, Tim Inafis dan tim kesehatan yang tiba di lokasi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Identitas korban diketahui berinisial W (69), seorang karyawan swasta yang beralamat tidak jauh dari lokasi.

Baca juga: Update Baru Kasus Korupsi Hibah Pariwisata Sleman, Penjelasan JPU Tuntut Sri Purnomo 8,5 Tahun Penjara

Menurut Anggoro, berdasarkan pemeriksaan medis, korban diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar 8 jam sebelum ditemukan. Petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.

"Korban meninggal dunia dengan cara gantung diri di gardu Pos Jaga di TKP menggunakan tali tambang plastik warna hijau yang ditalikan dengan koso atau usuk. Diperkirakan sudah meninggal selama 8 jam dan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan," jelasnya.

Sementara berdasarkan keterangan dari istri korban yang berinisial S, suaminya terakhir kali terlihat di rumah pada Kamis malam sekira pukul 22.00 WIB. Sebelum kejadian, korban sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya.

"Menurut keterangan S, istri korban, bahwa korban mengeluh sakit perut dan korban terakhir terlihat pukul 22.00 WIB," beber Anggoro.

Baca juga: Penjelasan Polisi Soal Duta "Ngopo" Jogja Tersangka Kasus Penganiayaan Tetap dibawa ke Ranah Hukum Meski Berakhir Damai

Hingga saat ini, Polresta Sleman masih terus mendalami kasus ini untuk memastikan motif di balik tindakan nekat korban. Petugas juga tengah mengumpulkan bukti-bukti pendukung lainnya di sekitar lokasi kejadian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dikirim Di Grup WA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Geger Pria Lansia Gantung Diri di Pasar Hewan di Sleman, Diduga Gara - Gara Masalah Kesehatan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!