Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 01 APRIL 2026 • 21:25 WIB

Fakta Sosok Praka Farizal : Pimpinan di Aceh Sebut Almarhum dihormati Seluruh Angkatan Hingga Tewas dirudal Usai Salat Isya

Fakta Sosok Praka Farizal : Pimpinan di Aceh Sebut Almarhum dihormati Seluruh Angkatan Hingga Tewas dirudal Usai Salat IsyaKomandan Brigif 25/Siwah Kolonel Inf Dr. Dimar Bahtera, saat melayat dikediaman almarhum Praka Farizal Rhomadhon di Kulon Progo, DIY, pada Selasa (31/3/2026) sore. (Olivia Rianjani)

JOGJA - Komandan Brigif 25/Siwah, Kolonel Inf Dr. Dimar Bahtera, mengungkap sosok almarhum Praka Farizal sebagai prajurit berdedikasi tinggi yang menjadi panutan di lingkungan satuannya selama bertugas di Aceh.

Menurutnya, almarhum dikenal luas sebagai pribadi yang luar biasa, baik di mata rekan sejawat maupun atasan. Kedekatan secara personal juga terjalin karena berasal dari daerah yang sama.

"Almarhum ini sosok yang luar biasa. Kebetulan saya juga dari Kulon Progo, saya asli kampungnya, jadi kita satu daerah. Jadi saya dekat dengan beliau," ujarnya kepada wartawan usai melayat dikediaman almarhum di Kulon Progo, DIY, pada Selasa (31/3/2026).

Ia menyebut, almarhum menjadi figur teladan, tidak hanya bagi junior tetapi juga dihormati oleh senior dan pimpinan.

"Jadi almarhum ini sosok yang luar biasa menjadi panutan bagi adik-adiknya, termasuk juga kita yang seniornya pun, atasannya pun kita sangat menghargai dia," katanya.

Dalam keseharian di satuan, Praka Farizal juga kerap diberi kepercayaan untuk membimbing prajurit lain, terutama dalam hal kedisiplinan.

"Bahkan kita sering titipkan kepada dia bagaimana untuk selalu membimbing adik-adiknya. Jadi memang dia juga menjabat sebagai provos. Provos itu adalah personel yang memiliki dedikasi, kedisiplinan yang lebih dibandingkan dengan prajurit lainnya. Jadi memang luar biasa," ucapnya.

Terkait rekam jejak penugasan, almarhum disebut telah menorehkan prestasi dalam tugas dalam negeri sebelum akhirnya terpilih mengikuti misi luar negeri.

"Yang bersangkutan sebelum tugas luar negeri sudah menyelesaikan tugas dalam negeri dulu di Papua kemarin dan berhasil," beber Dimar.

Ia menjelaskan, almarhum kemudian mengikuti seleksi ketat untuk misi perdamaian dunia di Lebanon dan berhasil lolos dengan hasil membanggakan.

"Kemudian ada rekrutmen penugasan ke Lebanon melalui seleksi yang cukup panjang dan almarhum lolos dengan hasil yang bagus sehingga mendapatkan hak untuk berangkat tugas ke sana," jelasnya.

Baca juga: Update Terkini Jenazah Praka Farizal Akan Diotopsi di Lebanon Besok Oleh PBB Hingga dipulangkan Lewat Mesir Atau Jordania

Disisi lain, ia meluruskan informasi terkait waktu gugurnya almarhum yang sempat beredar. Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi saat salat Isya, bukan Subuh.

"Jadi waktu salat Isya, bukan waktu salat Subuh. Ketika salat Isya yang bersangkutan sedang melaksanakan salat dan di situ sedang ada mortir artileri yang jatuh di samping," tegasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Dan Wawancara Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Fakta Sosok Praka Farizal : Pimpinan di Aceh Sebut Almarhum dihormati Seluruh Angkatan Hingga Tewas dirudal Usai Salat Isya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!