Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 30 MARET 2026 • 18:50 WIB

Syawalan UMY Tekankan Pentingnya Integrasi Nilai Islam dalam Kemajuan Kampus

Syawalan UMY Tekankan Pentingnya Integrasi Nilai Islam dalam Kemajuan KampusMomen syawalan Lebaran 2026 oleh UMY, pada Senin (30/3/2026). (Istimewa)

JOGJA - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menegaskan bahwa kemajuan kampus tidak hanya diukur dari prestasi akademik dan reputasi global, tetapi juga dari penguatan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini menjadi sorotan utama dalam agenda Syawalan UMY yang digelar pada Senin (30/3/2026) di kampus setempat.

Baca juga: Dosen UMY Ingatkan Berkah Malam Lailatul Qadar :"Waktu Terbaik Tingkatkan Kualitas Iman"

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dr. Agus Taufiqurrohman, Sp.S., M.Kes., hadir untuk memberikan pesan hikmah Syawalan kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan UMY. Menurut Agus, pencapaian institusi pendidikan tidak cukup diukur dari prestasi akademik semata, melainkan juga dari sejauh mana nilai-nilai keislaman menjadi fondasi dalam kehidupan kampus.

"Ketika kita diberi kenikmatan seperti ini, maka tugas kita adalah menjadikan seluruh kenikmatan itu semakin mendekatkan diri kepada Allah," ujarnya.

Agus pun menekankan bahwa tanpa rasa syukur yang diwujudkan dalam perilaku sehari-hari, capaian akademik justru bisa menjadi ujian.

UMY, yang tergolong perguruan tinggi muda, menurut Agus telah menunjukkan perkembangan signifikan hingga dikenal di tingkat internasional. Namun, ia menegaskan bahwa capaian tersebut harus disikapi sebagai nikmat yang menuntut tanggung jawab spiritual lebih besar.

Serta, ia menekankan pentingnya integrasi antara keunggulan keilmuan dan kekuatan nilai-nilai Islam. Ia mencontohkan, tradisi akademik di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah seharusnya tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan akhlak.

"Kampus harus mampu melahirkan insan yang unggul secara keilmuan, tetapi pada saat yang sama memiliki basis akidah dan nilai-nilai Islam yang kuat," paparnya.

Implementasi integrasi ini, menurut Agus, sudah terlihat di beberapa fakultas. Contohnya, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UMY yang mensyaratkan mahasiswa menghafal juz 30 Al-Qur’an sebagai salah satu syarat kelulusan.

Baca juga: Kata Akademisi UMY Sebut Medsos Masih Bisa digunakan Pada Anak

Selain itu, berbagai fasilitas dan dukungan juga diberikan institusi untuk memperkuat kesejahteraan civitas academica, termasuk pemberangkatan ibadah haji dan umrah. Menurut Agus, semua itu merupakan nikmat yang patut disyukuri.

"Jika nikmat ini tidak menjadikan kita semakin tertib menjalani hidup sesuai dengan yang Allah kehendaki, maka itu justru menjadi peringatan bagi kita," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dikirim Di Grup WA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Syawalan UMY Tekankan Pentingnya Integrasi Nilai Islam dalam Kemajuan Kampus

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!