JOGJA - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, memastikan ketersediaan bahan bakar dan LPG di wilayahnya aman.
Baca juga: Eks Kepala BMKG Dwikorita Minta Wilayah Bekas Banjir Bandang Ditetapkan Jadi Zona Merah
Hal ini diungkapkan saat melakukan peninjauan di SPBU Pertamina 44.552.04 Adisucipto, yang dinilai strategis karena menjadi akses utama bagi arus wisatawan dan pemudik, terutama dari wilayah timur, mengingat gerbang tol yang kini telah mencapai wilayah Prambanan, Klaten.
"Pemantauan ini rutin kami lakukan setiap tahun untuk memastikan stok BBM dan LPG terjaga sampai akhir tahun," ujarnya kepada awak media usai peninjauan.
Menurutnya, peninjauan langsung ke lapangan bertujuan memastikan takaran dan volume LPG sesuai standar, serta menjaga citra daerah.
"Belajar dari pengalaman sebelumnya, sedikit saja kesalahan bisa merugikan masyarakat dan perusahaan. Ini bukan soal tidak percaya, tapi demi ketertiban," kata Danang.
Selain itu, Pemkab Sleman telah mengajukan permohonan tambahan stok LPG 3 kilogram sebanyak 169.000 tabung.
"Penambahan ini sifatnya fakultatif, tapi setiap tahun kami mengajukan agar stok tetap aman, terutama untuk kebutuhan restoran dan kuliner yang meningkat saat libur," jelas Danang.
Lanjut Danang menyebut bahwa distribusi LPG dan BBM itu dilakukan secara bertahap mengikuti tren libur Nataru.
"Biasanya libur Natal disambung Tahun Baru. Wisatawan datang hingga akhir tahun dan mulai kembali pada tanggal 2 atau 3 Januari. Kita antisipasi sejak beberapa hari sebelum Natal sampai setelah Tahun Baru," terangnya.
Baca juga: UGM - Kemendag Perkuat SDM Pertahanan Perdagangan Internasional
Sehingga, ia berharap seluruh kebutuhan energi masyarakat dan pelaku usaha selama libur Nataru 2025 dapat terpenuhi dengan aman.
"Ini kan kita antisipasi antara hari berapa sebelum Natal dan setelah tahun baru ini sudah kita antisipasi," pungkas Danang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung