Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 10 DESEMBER 2025 • 18:20 WIB

Dishub Sleman : Rencana 2026 Total LPJU di 3.781 Titik Baru

Dishub Sleman : Rencana 2026 Total LPJU di 3.781 Titik BaruKepala Dinas Perhubungan Sleman, Heri Kuntadi. (Olivia Rianjani)

JOGJA - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman DIY mengungkapkan telah membangun 2.517 titik Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) baru sepanjang 2025. Titik-titik tersebut tersebar di 18 kapanewon, mencakup 64 ruas jalan kabupaten dan 360 padukuhan (dusun).

Kepala Dinas Perhubungan Sleman, Heri Kuntadi, mengatakan penambahan LPJU tahun ini terdiri dari 1.996 titik LPJU permukiman dan 521 titik LPJU ruas jalan. Meski demikian, kebutuhan keseluruhan penerangan jalan masih jauh dari terpenuhi.

"Kebutuhan penerangan di Sleman mencapai 17.488 titik. Saat ini baru terpasang 13.265 titik dengan kondisi bervariasi, sehingga masih ada kekurangan 8.236 titik yang harus dibangun maupun diperbaiki,” ujar Heri kepada awak media di Kantor BKAD Sleman, Selasa (9/12/2025).

Lebih rinci, berdasarkan survei Dishub, 13.265 titik PJU existing tersebut terdiri dari :

  • 8.731 titik standar lama kondisi baik
  • 1.140 titik standar lama kondisi rusak
  • 2.759 titik non-standar kondisi baik
  • 114 titik non-standar kondisi rusak

Heri menyebut bahwa sebagian LPJU di permukiman merupakan hasil swadaya masyarakat, sehingga kini turut dipetakan agar pemerintah memiliki data riil kebutuhan di lapangan.

"Dari data tersebut, kami menghitung untuk 2025 masih ada kekurangan 8.236 titik, meliputi perbaikan 1.140 titik PJU standar dan pembangunan 7.096 titik baru," ungkapnya.

Lanjut Heri menekankan, seluruh pembangunan LPJU 2025 telah menggunakan standar teknis terbaru serta lampu LED hemat energi. Program ini menurutnya juga menjadi bagian dari dukungan terhadap visi-misi Bupati Sleman: ‘Dalane Alus, Dalane Padhang: Sleman Mantap’.

"Kami memastikan PJU yang dipasang efisien energi dan memberikan kualitas penerangan yang lebih baik," ucapnya.

Baca juga: Dishub Kota Jogja Minta Maaf Atas Kemacetan di Sekitar Jembatan Kewek, Janji Arus Lalu Lintas Kembali Normal

Efisiensi: Alih Kontrak Daya ke Meterisasi

Kendati begitu, Dishub Sleman juga menyiapkan strategi efisiensi biaya listrik melalui pengalihan dari skema kontrak daya ke sistem meterisasi. Dalam hal ini, Heri menjelaskan, pada skema kontrak daya, total daya terpasang 4.163.285 VA (42 persen), namun justru memakan biaya Rp2,65 miliar atau 70 persen dari total tagihan PJU.

"Ini tidak efisien. Porsi daya hanya 42 persen, tetapi menyedot biaya hingga 70 persen dari total tagihan. Kontrak daya sangat membebani anggaran,” tuturnya.

Sebaliknya, kelompok meterisasi yang memasang daya 5.640.700 VA (58 persen) hanya menghabiskan Rp1,14 miliar (30 persen) tagihan listrik.

"Perbandingan ini menunjukkan betul bahwa meterisasi jauh lebih hemat. Karena itu, tahun depan kami mulai alihkan secara bertahap," sambungnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Dishub Sleman : Rencana 2026 Total LPJU di 3.781 Titik Baru

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!