Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 09 DESEMBER 2025 • 14:03 WIB

Sebanyak 224 SPPG Terdampak Banjir Bandang di Sumatera dan Aceh, BGN Pastikan Program MBG Tetap Berjalan

Sebanyak 224 SPPG Terdampak Banjir Bandang di Sumatera dan Aceh, BGN Pastikan Program MBG Tetap BerjalanKepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. (Olivia Rianjani)

JOGJA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memastikan layanan dapur umum dan penanganan gizi bagi pengungsi tetap berjalan di tengah bencana banjir bandang yang melanda sejumlah daerah di Sumatera dan Aceh.

Dadan mengungkapkan hingga saat ini terdapat 319 Satuan Pelaksana Penyedia Gizi (SPPG) yang aktif melayani para pengungsi. Rinciannya 105 SPPG di Aceh, 108 di Sumatera Utara, dan 66 di Sumatera Barat.

"Alhamdulillah, sampai sekarang ada 319 SPPG yang melayani pengungsi,”ujarnya kepada awak media usai acara puncak Harkodia 2025 di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (9/12/2025).

Menurutnya, dapur umum akan terus beroperasi selama masih ada pengungsi yang membutuhkan. Kondisi libur sekolah membuat anak-anak tetap berada di lokasi pengungsian, begitu pula ibu hamil dan balita yang membutuhkan perhatian gizi.

"Ya, sampai semua pengungsi tetap harus dilayani. Karena sekolah juga masih libur, anak-anak ada di pengungsian, ibu hamil dan balita juga ada. Jadi kita berikan makanan di pengungsian," katanya.

Ia juga memastikan pendanaan bagi SPPG yang melayani pengungsi telah dikirim, sehingga operasional dapur umum dapat berlangsung tanpa hambatan.

"Kami sudah kirimkan dana yang cukup agar mereka bisa terus melaksanakan program. Apalagi BNPB, TNI-Polri, dan Kemensos meminta kita ikut terlibat, jadi kita tetap laksanakan," kata Dadan.

Baca juga: Titiek Soeharto Tanggapi Isu Dugaan Suap Bantuan Banjir Bandang Sumatera: Jangan Suuzon

Belum Teridentifikasi Kerusakannya

Lanjut Dadan mengungkapkan total 224 SPPG tercatat tidak aktif atau terdampak bencana banjir tersebut terdiri dari sekitar 180 SPPG di Aceh dan 44 SPPG di Sumatera Utara. Namun, pihaknya belum dapat memastikan apakah SPPG tersebut rusak, hilang, atau hanya terputus komunikasi.

"Nggak ada kerusakan yang sudah teridentifikasi. Cuma jumlahnya belum bisa kita pastikan. Bisa jadi karena gangguan sinyal atau SPPG-nya hilang," ujarnya.

Meski demikian, program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan di lokasi yang aman.

"MBG tetap jalan. Di Aceh ada 81 SPPG yang tetap melaksanakan program MBG normal karena berada jauh dari daerah bencana. Sementara yang di daerah bencana semua dialokasikan untuk menangani pengungsi," jelas Dadan.

Menurutnya, implementasi program MBG di wilayah bencana akan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kondisi masing-masing daerah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Doorstop

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sebanyak 224 SPPG Terdampak Banjir Bandang di Sumatera dan Aceh, BGN Pastikan Program MBG Tetap Berjalan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!