Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 08 DESEMBER 2025 • 19:45 WIB

Menteri PPA Ungkap Kebutuhan Spesifik Perempuan dan Anak Terdampak Bencana Banjir Bandang Sumatera Belum Tercukupi

Menteri PPA Ungkap Kebutuhan Spesifik Perempuan dan Anak Terdampak Bencana Banjir Bandang Sumatera Belum TercukupiMenteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, saat ditemui di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (8/12/2025). (Olivia Rianjani)

JOGJA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, memastikan bahwa pemerintah bergerak cepat dalam memberikan bantuan bagi perempuan dan anak yang terdampak bencana, termasuk di wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Hal itu disampaikan Arifah kepada awak media usai menghadiri Seminar Antikorupsi "Integritas Perempuan sebagai Penyelenggara Negara dalam Melawan Korupsi" dalam rangkaian Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (8/12/2025).

Ia menilai bahwa pemerintah pusat hingga daerah, termasuk TNI, Polri, serta berbagai kementerian dan lembaga terkait, sudah melakukan langkah cepat untuk memenuhi kebutuhan mendesak para penyintas, khususnya perempuan dan anak.

"Ya, pemerintah sudah sangat cepat memberikan bantuan dengan berbagai hal. Pak Presiden juga sudah merespon dengan sangat cepat. Khususnya untuk perempuan dan anak-anak ketika kami turun di lapangan kemarin, salah satunya di Sumatera Barat,” ujarnya kepada awak media.

Baca juga: PM Timor Leste Minta Seluruh Negara ASEAN Dialogkan Konflik Thailand-Kamboja, Filipina Ditunjuk Jadi Chairman

Namun, ia menyebut bahwa kebutuhan spesifik kelompok rentan masih ada beberapa yang harus dipenuhi.

"Kami melihat juga bahwa kebutuhan spesifik anak-anak dan perempuan sudah mulai tercukupi walaupun belum semuanya. Tapi kita melakukan yang terbaik agar kebutuhan spesifik untuk perempuan dan anak-anak bisa terpenuhi secara maksimal,” kata Arifah.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pemenuhan kebutuhan reproduksi perempuan, yang berbeda dari laki-laki, serta kebutuhan dasar anak-anak.

"Kebutuhan reproduksi perempuan itu berbeda, ya, seperti pembalut, pakaian dalam. Kemudian makanan untuk anak-anak kan berbeda dengan orang dewasa. Ini juga sudah disediakan oleh pemerintah dengan berbagai upaya yang maksimal,” jelasnya.

Arifah menambahkan bahwa berbagai pihak telah berkolaborasi untuk memberikan dukungan, termasuk layanan trauma healing sejak hari pertama.

"Sudah mulai dilakukan kolaborasi dengan semua pihak, bukan hanya dari kementerian kami saja, bahkan dari TNI, Polri, dinas-dinas terkait, Kemensos, KPPA. Semua ikut melakukan yang terbaik. Trauma healing untuk perempuan dan anak-anak dari hari pertama kita ke sana sudah dilakukan," terangnya.

Baca juga: KPK Kawal Bantuan Bencana Banjir Bandang Sumatera, Enggan Komentar soal Heboh Bantuan Beras Kementan Rp 60 Ribu/Kg

Oleh karena itu, Arifah berharap seluruh proses penanganan dapat berjalan lancar.

"Doakan mudah-mudahan bisa diberikan kemudahan, kelancaran untuk mengatasi semuanya," pungkas Arifah. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Doorstop

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Menteri PPA Ungkap Kebutuhan Spesifik Perempuan dan Anak Terdampak Bencana Banjir Bandang Sumatera Belum Tercukupi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!