Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 17 SEPTEMBER 2025 • 13:45 WIB

Gandeng Berbagai Pihak, UGM Tebarkan 5000 Bibit Wader Pari di Sungai Baros

Gandeng Berbagai Pihak, UGM Tebarkan 5000 Bibit Wader Pari di Sungai BarosKolaborasi UGM bersama lintas OPD jaga ketahanan pangan di Pantai Baros, Bantul. (Istimewa)

JOGJA - Guna mendukung ketahanan pangan, sebanyak 5.000 bibit ikan Wader Pari (Rasbora lateristriata) ditebar di Sungai Baros, Kalurahan Tirtohargo, Kapanewon Kretek, Bantul, belum lama ini. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya restocking ikan lokal yang digagas Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) DIY, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), GAIN Indonesia, serta melibatkan mahasiswa dan masyarakat setempat.

Penebaran benih ikan ini merupakan rangkaian kegiatan Wader Pari Restocking Activity for Food Dashboard System (FDS) yang dilaksanakan dalam bentuk workshop di Balai Kalurahan Tirtohargo.

Kepala DKP DIY, Hery Sulistio Hermawan, S.Pi., menyambut baik kolaborasi lintas sektor dalam menjaga dan mengembangkan populasi ikan lokal. Menurutnya, pelestarian spesies seperti Wader Pari sangat penting untuk mendukung ketersediaan pangan dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Upaya tebar ikan ini bukan hanya soal kelestarian, tetapi juga soal keberlanjutan pangan dan ekonomi warga. Ini adalah tanggung jawab bersama, termasuk masyarakat sekitar,” ujar Hery di lokasi kegiatan.

Senada, Prof. Bambang Retnoaji, M.Sc., dosen dan peneliti dari Fakultas Biologi UGM. Ia menegaskan bahwa populasi ikan di habitat alami terus menurun akibat degradasi lingkungan, penangkapan berlebihan, dan praktik perikanan yang tidak ramah lingkungan.

Restocking menjadi salah satu strategi penting untuk memulihkan populasi ikan di alam. Namun, itu saja tidak cukup. Harus diiringi dengan konservasi, perbaikan habitat, dan keterlibatan aktif masyarakat,” kata Bambang.

Baca juga: Banjir Bandang Landa Bali dan NTT, Pakar UGM Desak Penambahan Ruang Terbuka Hijau

Lebih lanjut, Bambang menekankan bahwa kegiatan seperti ini dapat menjadi momentum untuk menyusun strategi pengelolaan perikanan yang lebih adaptif dan berkelanjutan.

Melalui sinergi antara pemerintah, akademisi, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya, kita bisa bersama-sama menjaga keberlangsungan sumber daya perikanan,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari GAIN Indonesia. Manajer Lingkungan GAIN, Ibnu Budiman, mengatakan bahwa ikan-ikan lokal seperti Wader Pari mengandung nilai gizi dan protein tinggi yang sangat potensial untuk membantu ketahanan pangan.

"Potensi ikan lokal kita luar biasa, sayangnya belum banyak dimanfaatkan maksimal. Ini yang ingin kita dorong melalui kegiatan seperti ini,” katanya.

Baca juga: Dorong Budaya Lingkungan Bersih, Warga dan Mahasiswa KKN UGM Kompak Pilah Sampah di Bantul

Sementara itu, Lurah Tirtohargo, Sigiyanto, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut. Ia berharap restocking Wader Pari juga bisa mendukung sektor pariwisata di wilayahnya.

Kami berharap nanti ketika ikan-ikan ini sudah berkembang biak, bisa mendukung wisata kuliner berbasis potensi lokal di Tirtohargo,” ujar Sigiyanto. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dikirim Melalui E-mail

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Gandeng Berbagai Pihak, UGM Tebarkan 5000 Bibit Wader Pari di Sungai Baros

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!