Salah satu rekan seangkatan Jokowi di Fakultas Kehutanan UGM, Mulyono. (Olivia Rianjani)
JOGJA - Mulyono, rekan seangkatan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), turut angkat bicara usai menghadiri Reuni Akbar Fakultas Kehutanan angkatan 1980 di Universitas Gadjah Mada (UGM), Sabtu (26/7/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Mulyono mengonfirmasi bahwa dirinya memang satu angkatan kuliah dengan Jokowi, namun enggan mengomentari isu seputar kemiripan nama mereka.
"Nama saya Mulyono, kalau Pak Jokowi ya saya tahunya Jokowi. Tapi kita pernah sama-sama kuliah satu kampus," ujarnya.
Ia juga menjelaskan, pada masa itu sistem perkuliahan belum terbagi berdasarkan jurusan seperti sekarang.
“Dulu tidak ada jurusan. Saya Fakultas Kehutanan, cuma skripsinya saya ngambil di ekonomi manajemen. Ada juga teknologi kayu, pokoknya bidang skripsi saja,” jelasnya.
Lanjut Mulyono mengatakan dirinya lulus pada tahun 1987, sementara Jokowi lulus lebih dulu.
“Pak Jokowi nilainya lebih bagus dari saya,” katanya.
Meski kini sudah lama tidak bertemu Jokowi, Mulyono mengaku masih mengenang masa-masa perkuliahan dengan Jokowi.
“Dia kan selalu ingat kalau ketemu, sebelum jadi pejabat pun masih menyapa. Saat jadi wali kota juga nyapa ‘Mas Mul yuk kita ke sini,’” kenangnya.
Adapun terkait keaslian ijazah Jokowi yang sempat menjadi perbincangan, Mulyono memilih tak banyak berkomentar.
“Kalau soal ijazah beliau kan bukan urusan saya, ijazah urusan masing-masing ya. Saya punya ijazah yang dikeluarkan dari kampus, itu yang saya punya,” ujarnya tegas.
Namun, saat ditanya apakah ia pernah melihat ijazah milik Jokowi secara langsung, Mulyono hanya menegaskan dirinya bersama mantan Presiden tersebut sama-sama mengeyam pendidikan di UGM kala itu.
“Saya enggak pernah lihat punya Pak Jokowi. Yang jelas, kita sama-sama kuliah bareng disini," tegss Mulyono.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung