Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 26 JULI 2025 • 17:10 WIB

Minim SDM yang ke UGM, UGM Siapkan Jalur Khusus untuk Mahasiswa Papua

Minim SDM yang ke UGM, UGM Siapkan Jalur Khusus untuk Mahasiswa PapuaPertemuan alumni Kagama Papua di Yasbeer Cafe & Resto, Kota Jayapura. (Istimewa)

JOGJA - Universitas Gadjah Mada (UGM) berkomitmen membuka jalur khusus bagi mahasiswa asal Papua sebagai bentuk upaya pemerataan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Bumi Cenderawasih.

Hal ini disampaikan langsung oleh Rektor UGM Prof. Ova Emilia dalam pertemuan alumni Kagama Papua di Yasbeer Cafe & Resto, Kota Jayapura, belum lama ini.

"Kita mendorong makin banyak talenta dari Papua yang dikirim untuk kuliah di UGM melalui program khusus," katanya.

Baca juga: Ada Jokowi, Kata Dekan Fakultas Kehutanan Dalam Reuni 45 Tahun KAGAMAHUT Angkatan 1980

Menurut Ova, pembukaan jalur khusus bagi mahasiswa Papua merupakan solusi bersama dalam membangun bangsa melalui peningkatan akses pendidikan tinggi.

Saya kira ini bentuk win-win solution kita untuk membangun bangsa. Pendidikan adalah kunci kemajuan, terutama dalam pembangunan SDM di Papua,” jelasnya.

Lanjut Ova juga mengungkapkan bahwa dirinya telah bertemu dengan Penjabat Gubernur Papua untuk membahas peluang beasiswa bagi calon mahasiswa asal Papua yang berkomitmen belajar dan kembali membangun daerahnya.

Tadi ketemu Pj gubernur dan memberikan kesempatan untuk mendapat beasiswa juga diupayakan, asal calon mahasiswa tersebut kandidat yang ingin belajar dan setelah lulus mau membesarkan Papua,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Ova turut mengajak para alumni UGM di Papua untuk terus aktif berkontribusi bagi kemajuan daerah dan membangun jaringan antaralumni melalui organisasi Kagama.

"Jangan sungkan-sungkan. Kami selalu terbuka terhadap usulan yang baik untuk bangsa kita sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor UGM Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Dr. Arie Sujito, menambahkan bahwa UGM tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan dari para alumni. Ia mengajak seluruh pihak, khususnya alumni di Papua, untuk terus menjaga semangat kolaborasi.

Mari kita berkolaborasi dan menjaga komitmen agar Papua semakin kaya dan maju dengan bekerja sama-sama,” tuturnya.

Pengurus Daerah Kagama Papua, Christian Shoilait, menyambut baik inisiatif UGM. Ia mengungkapkan bahwa saat ini kesempatan anak muda Papua untuk kuliah di UGM masih sangat terbatas, apalagi setelah adanya sejumlah aturan baru dari pemerintah.

Saat ini Papua kurang mengirim SDM ke UGM. Dulu Gubernur minta masukan kita untuk mengirim anak-anak Papua agar bisa kuliah ke UGM. Yang dikirim itu cukup banyak, termasuk banyak dokter yang dihasilkan,” ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Keterangan Pers

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Minim SDM yang ke UGM, UGM Siapkan Jalur Khusus untuk Mahasiswa Papua

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!