Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 02 JULI 2025 • 15:30 WIB

Dilema Area Parkir Kotabaru di Musim Liburan, Parkir Bus Ilegal Malah Marak di Kawasan Sumbu Filosofi Yogyakarta

Dilema Area Parkir Kotabaru di Musim Liburan, Parkir Bus Ilegal Malah Marak di Kawasan Sumbu Filosofi YogyakartaArea Parkir Kotabaru, Yogyakarta (eks Menara Kopi Yogyakarta). (Olivia Rianjani)

JOGJA - Area Parkir Kotabaru yang berada di eks Menara Kopi Yogyakarta yang digadang-gadang menjadi kantong parkir strategis untuk bus wisata menuju kawasan heritage Sumbu Filosofi Yogyakarta, justru terlihat lengang di tengah musim liburan panjang. Kondisi ini memunculkan keprihatinan dari para pengelola dan eks juru parkir Tempat Khusus Parkir (TKP) Abu Bakar Ali (ABA) yang kini menempati area tersebut. 

Pengelola Area Parkir Kotabaru, Agil Haryanto menyampaikan kekecewaannya atas minimnya aktivitas parkir bus wisata di lokasi itu. Menurutnya, meski infrastruktur dan akses sudah dipermudah, area tersebut tetap sepi, bahkan di akhir pekan dan hari libur panjang.

“Tempat parkirnya sepi, meskipun akses sudah dipermudah. Bahkan saat akhir pekan dan libur panjang kemarin, tak ada satu pun bus wisata yang masuk ke sini,” ujar Agil saat dikonfirmasi, pada Rabu (2/7/2025).

Alih-alih ramai oleh bus pariwisata, area tersebut justru lebih banyak dimanfaatkan oleh pengunjung rumah makan di sekitar lokasi. Akibatnya, penghasilan para juru parkir yang menempati area itu menjadi tidak menentu.

Agil menjelaskan, pihaknya sejak awal telah berkomitmen untuk mengakomodasi juru parkir lama guna menghindari konflik sosial. Namun, ia menilai upaya itu tak cukup jika tidak ada dukungan penuh dari pemerintah daerah.

Yang kami harapkan sebenarnya adalah agar TKP ini bisa hidup kembali lewat kedatangan bus wisata. Kalau kondisi seperti ini terus dibiarkan, lama-lama kami bisa mati pelan-pelan,” tegasnya.

Parkir Resmi Sepi, Parkir Ilegal Marak

Kondisi ini semakin ironis ketika di sisi lain, kawasan inti Sumbu Filosofi yang membentang dari Tugu hingga Keraton justru dipenuhi oleh bus-bus pariwisata yang parkir secara ilegal, terutama di selatan Tugu Yogyakarta. Padahal, kawasan tersebut telah ditetapkan oleh Pemda DIY dan Pemkot Yogyakarta sebagai zona steril dari kendaraan besar.

Baca juga: Tragedi Kecelakaan Laut Mahasiswa KKN UGM di Maluku Utara, Mahasiswa Selamat Akan ditarik Atau Lanjut? Begini Kata UGM

"Kami menagih komitmen Pemkot maupun Pemda DIY dalam melakukan penataan Kawasan Sumbu Filosofi. Kalau kami hanya dibiarkan seperti ini, maka sama saja itu membunuh kami secara perlahan-lahan nanti,” lanjut Agil.

Agil menyebut, warga eks TKP ABA sudah berupaya mematuhi aturan pemerintah, termasuk melakukan renovasi swadaya pada fasilitas parkir, serta membongkar pembatas jalan atas izin dari Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta. Meski begitu, hasilnya belum membuahkan hasil yang signifikan.

Wisatawan cenderung memilih parkir yang dekat dengan Malioboro. Itu pun kebanyakan parkir liar yang tidak menyumbang apa pun ke PAD (Pendapatan Asli Daerah),” ungkapnya.

Ia pun mewanti-wanti, jika kondisi ini terus berlanjut tanpa adanya langkah konkret dari pemerintah, tidak menutup kemungkinan akan muncul gejolak sosial di kalangan juru parkir dan pedagang yang terdampak.

Saat ini kami masih bisa bersabar, tetapi nanti kalau Pemda DIY maupun Pemkot Yogyakarta tidak segera menindaklanjuti komitmen bahwa kawasan Sumbu Filosofi bebas dari kendaraan besar, terutama bus-bus pariwisata, kemungkinan kami akan turun ke jalan,” pinta Agil.

Baca juga: Komisi A DPRD DIY Dorong Optimalisasi Layanan Adminduk dan KIA di Kapanewon Sedayu, Begini Rincinya

Lebih lanjut, Agil menilai seharusnya Pemda DIY dan Pemkot Yogyakarta dapat lebih mengoptimalkan pemanfaatan tiga kantong parkir resmi di pusat kota, yakni TKP Senopati, TKP Ngabean, dan Area Parkir Kotabaru. 

"Ketiganya dinilai cukup memadai dan strategis karena berada di pinggir kawasan Sumbu Filosofi," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Dilema Area Parkir Kotabaru di Musim Liburan, Parkir Bus Ilegal Malah Marak di Kawasan Sumbu Filosofi Yogyakarta

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!