Kamis, 09 APRIL 2026 • 09:55 WIB

Cuaca Ekstrem Kota Jogja Menimpa Kamar Mandi Rumah, Seorang Warga Ini Terpaksa Numpang ke Tetangga Karena Jebol

Author

Kandang ayam dan kamar mandi milik warga di Kota Jogja ambrol karena cuaca ekstrem. (Olivia Rianjani)

JOGJA - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Yogyakarta sejak Selasa (7/4/2026) malam hingga Rabu dini hari mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga di kawasan Danurejan. Salah satu dampak paling parah dialami warga di Kelurahan Tegalpanggung, dimana bagian belakang rumah rusak hingga fasilitas penting tak bisa digunakan.

Ngadimin, warga RT 38 Tegalpanggung, mengungkapkan dirinya sempat merasakan firasat sebelum kejadian tersebut terjadi. Namun, ia tidak menyangka dampaknya akan separah itu.

"Jam 1 malam hujan deras, saya sudah punya firasat tidak enak, tapi saya abaikan. Pagi harinya dikasih tahu tetangga kalau kandang di belakang rumah sudah ambrol," ujar Ngadimin saat ditemui, Rabu (8/4/2026).

Baca juga: Hadapi Cuaca Ekstrem Kota Jogja, BPBD Siagakan TRC 24 Jam

Ia menjelaskan, hujan deras menyebabkan kandang ayam di belakang rumahnya roboh. Tak hanya itu, kamar mandi miliknya juga mengalami keretakan serius dan kini dalam kondisi rawan ambruk.

"Yang terdampak kamar mandi sama kandang ayam. Sekarang kamar mandi retak dan hampir ambrol," katanya.

Meski demikian, Ngadimin memastikan seluruh ternak ayamnya berhasil diselamatkan, termasuk satu ekor yang sedang mengerami telur.

"Ada dua ayam, satu lagi angkrem. Sudah kami pindahkan semua," tuturnya.

Akibat kerusakan tersebut, aktivitas harian keluarga pun terganggu. Untuk sementara waktu, mereka terpaksa menggunakan fasilitas milik warga sekitar.

"Sementara kamar mandi numpang di tetangga. Penanganan sekarang ditutup pakai terpal," jelasnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta mencatat, hujan lebat disertai angin kencang juga menyebabkan kerusakan lain di wilayah yang sama. Atap salah satu rumah warga dilaporkan roboh dan berdampak pada dua kepala keluarga dengan total enam jiwa.

Baca juga: Antisipasi Cuaca Ekstrem, Tahun 2026 Pemkot Jogja Perbaiki Titik Bantaran Sungai

Kepala Pelaksana BPBD Kota Yogyakarta, Nur Hidayat, mengatakan pihaknya telah turun ke lokasi untuk melakukan asesmen serta memberikan bantuan awal kepada warga terdampak.

"Masih berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di beberapa wilayah Kota Yogyakarta," terangnya.

Ia menambahkan, kebutuhan mendesak saat ini masih berupa perlindungan darurat dan logistik tambahan bagi warga yang terdampak.

Serta, kembali mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya di wilayah yang rawan terdampak hujan lebat dan angin kencang.

"BPBD telah melakukan asesmen serta menyalurkan bantuan logistik berupa makanan. Namun, kebutuhan mendesak saat ini masih berupa terpal dan bantuan permakanan tambahan," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU