Jumat, 06 MARET 2026 • 18:40 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Tol Jogja - Solo Segmen Prambanan - Purwomartani Saat Mudik 2026, Bus dan Kendaraan Besar Dilarang Melintas

Author

Potret gerbang Tol Prambanan - Purwomartani sepanjang 11,48 KM. (Istimewa)

JOGJA - Direktorat Lalu Lintas Polda DIY memastikan jalur fungsional Tol Jogja - Solo Segmen Prambanan - Purwomartani hanya dapat dilintasi kendaraan kecil selama arus mudik Lebaran 2026. Bus maupun kendaraan besar tidak diperbolehkan menggunakan ruas tersebut.

Direktur Lalu Lintas Polda DIY, Arie Prasetya Syafa’at, mengatakan pembatasan tersebut diberlakukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, sekaligus mengantisipasi potensi antrean kendaraan di jalur arteri Jogja - Solo.

"Hanya mobil golongan 1, non bus," ujar Arie saat dikonfirmasi, Jumat (6/3/2026). 

Menurut Arie, ruas tol tersebut akan difungsikan secara terbatas sebagai jalur masuk menuju Gerbang Tol Purwomartani bagi kendaraan yang hendak keluar dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta menuju Klaten, Solo, dan wilayah sekitarnya.

"Ruas Tol Prambanan - Purwomartani tetap akan digunakan secara fungsional hanya sebagai entrance atau masuk ke Gerbang Tol Purwomartani mulai 16 sampai 29 Maret 2026, dari pukul 06.00 hingga 18.00 WIB," jelasnya.

Baca juga: Tinjau Kesiapan Operasional Angkutan Lebaran 2026 di Stasiun Jogja, Menko Polhukam Kembali Ingatkan Keselamatan Pengguna KA

Ia menyebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) terkait pengoperasian terbatas ruas tol tersebut selama masa mudik.

"Dirlantas Polda DIY koordinasi lagi dengan Dirut JMTO terkait rencana fungsional ruas Tol Prambanan - Purwomartani. Hasilnya tetap digunakan secara fungsional dengan sejumlah alternatif manajemen rekayasa lalu lintas jika terjadi peningkatan volume kendaraan di ruas Solo - Jogja," paparnya.

Kemudian, kepolisian juga tengah menyiapkan rambu lalu lintas di sepanjang jalur fungsional tersebut. Targetnya, seluruh rambu telah terpasang pada 10 Maret 2026 dan akan dilakukan pengecekan kembali sehari setelahnya.

"Rambu-rambu masih dalam proses. Rencana 10 Maret terpasang, dan 11 Maret kami cek. Jika masih ada yang kurang akan kami beri masukan," terangnya.

Lanjut Arie mengungkapkan fasilitas penerangan jalan di ruas tersebut belum tersedia sepenuhnya karena statusnya masih fungsional.

"Saat ini lampu penerangan baru tersedia di sekitar Gerbang Tol Purwomartani," katanya.

Baca juga: Pemda DIY Klaim Stok Pangan untuk Lebaran 2026 Tercukupi, Salab Satunya Beras Bisa untuk 26 Bulan

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama arus mudik nantinya, Ditlantas Polda DIY menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas di Jalan Jogja - Solo yang menjadi akses utama menuju tol. Rekayasa yang disiapkan meliputi sistem buka-tutup ramp on Purwomartani, pengalihan arus kendaraan, penarikan arus lalu lintas, hingga pengaturan lampu lalu lintas di Simpang Tiga Raden Ronggo dan Simpang Lima Kalasan.

"Selain itu, dari total 12 titik putaran balik di sepanjang Jalan Jogja - Solo, hanya tiga yang akan tetap dibuka selama masa mudik, yakni di kawasan AAU, Telkom, dan Sendang Ayu," pungkas Arie.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dikirim Di Grup WA

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU