Hadiah dari Pertamina Kepada Kampung Ramadhan Jogokariyan ke-22, Salurkan 10 tabung Bright Gas Gratis per Hari Selama Ramadan
JOGJA - Pertamina Patra Niaga melalui Area Manager Communication, Relation dan TSR Jateng-DIY, Taufik Kurniawan, meluncurkan program baru bertajuk Jelantah Jadi Rupiah di Yogyakarta. Program ini diperkenalkan perdana dalam rangkaian Kampung Ramadan ke-22 di Masjid Jogokariyan, Kemantren Mantrijeron, Kota Yogyakarta.
Taufik mengatakan, kehadiran Pertamina di Kampung Ramadan Jogokariyan ini dilandasi peran masjid tersebut sebagai penggerak aktivitas masyarakat yang dinilai sejalan dengan visi Pertamina.
"Ini sudah penyelenggaraan Kampung Ramadan ke-22. Kami melihat ada magnet luar biasa di Masjid Jogokariyan yang berfungsi sebagai penggerak aktivitas masyarakat di sekitarnya. Itu sejalan dengan visi misi Pertamina, yakni energizing Indonesia," ujarnya kepada wartawan di lokasi Masjid Jogokariyan, pada Rabu (18/2/2028).
Sebagai bentuk dukungan itulah, Pertamina menyalurkan 10 tabung Bright Gas gratis per hari selama Ramadan. Rinciannya, lima tabung untuk dapur utama masjid dan lima tabung lainnya untuk kelompok ibu-ibu yang mengolah menu makanan berbuka puasa.
"Per hari gratis kita suplai lima tabung untuk aktivitas memasak inti di masjid dan lima tabung lagi untuk kelompok ibu-ibu. Total 10 tabung per hari. Nanti kita evaluasi, kalau kurang akan kita tambahkan," katanya.
Kemudian, Pertamina juga menghadirkan promo penukaran gratis tabung LPG 3 kilogram ke Bright Gas 5,5 kilogram maupun 12 kilogram selama 30 hari Ramadan 2026.
"Selama 30 hari ini kami hadirkan gratis penukaran tabung 3 kilo ke 5,5 kilo maupun 12 kilo. Biasanya berbayar, di momen ini kami gratiskan. Masyarakat cukup datang ke booth, didata, lalu bisa langsung tukar," jelasnya.
Pasokan Gas Selama Ramadhan Aman
Terkait pasokan energi selama Ramadan, Pertamina memastikan ketersediaan LPG 3 kilogram dalam kondisi aman. Pada 17 Februari 2026, Pertamina telah menyalurkan tambahan 1,1 juta tabung LPG 3 kilogram untuk wilayah Jawa Tengah - DIY.
"Total 1,1 juta tabung LPG 3 kilo kami guyur untuk Jateng-DIY. Jumlah itu sekitar 80 sampai 90 persen dari alokasi kebutuhan harian. Biasanya konsumsi harian sekitar 900 ribu tabung, dan peningkatannya di Ramadan diprediksi hanya sekitar 5 persen," terang Taufik.
Ia pun menegaskan, tambahan pasokan tersebut diharapkan mampu mengamankan kebutuhan masyarakat selama Ramadan.
"Jadi jangan khawatir kehabisan LPG 3 kilo karena pasokannya kami lakukan full drop dan penambahan secara berkala," ucapnya.
Kendati demikian, Taufik mengaku bahwa Pertamina akan terus melakukan pemantauan rutin bersama tim pengendali inflasi daerah untuk memastikan distribusi tepat sasaran serta mencegah penyalahgunaan LPG subsidi.
"Kami bersama instansi pemerintah melakukan pengawasan ke sektor-sektor yang seharusnya tidak menggunakan LPG 3 kilo seperti restoran, hotel, dan kafe. Kami pastikan distribusi sesuai peruntukan agar tidak terjadi inflasi berlebihan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wawancara Langsung