Guyuran Hujan Lebat di Sleman Hari Ini Picu Puluhan Pohon Tumbang, Rumah Hingga Akses Jalan Terdampak
JOGJA - Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang mengguyur wilayah Kabupaten Sleman pada Sabtu (17/1) sekitar pukul 14.05 WIB mengakibatkan puluhan kejadian pohon tumbang dan kerusakan rumah warga. Data sementara diperbarui oleh BPBD Sleman hingga pukul 16.00 WIB.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman, Raden Haris Martapa, mengatakan bahwa kejadian tersebar di dua kapanewon, yakni Pakem dan Cangkringan, dengan dampak berupa rumah tertimpa pohon, akses jalan tertutup, kendaraan rusak, serta jaringan listrik terputus.
"Hujan ringan hingga sedang disertai angin mengakibatkan banyak pohon tumbang di wilayah Sleman, khususnya di Kapanewon Pakem dan Cangkringan. Namun hingga update data terakhir, tidak terdapat korban jiwa," ujar Haris, dalam keterangannya, pada Sabtu (17/1/2026).
Baca juga: Telan Anggaran Rp 250 Juta, Sleman Soft Launching Taman Ketahanan Pangan "Semar Ndalil" di Girikerto
Titik Terdampak di Kapanewon Pakem
Di wilayah Kapanewon Pakem, kejadian pohon tumbang tercatat di 23 titik, dengan rincian sebagai berikut :
- Jetisan, Hargobinangun, Pakem : Dua pohon tumbang menimpa rumah
- Boyong, Hargobinangun : Dua pohon tumbang melintang di jalan dan menimpa mobil
- Wonokerso, Hargobinangun : Pohon tumbang menimpa pos ronda
- Dekat Wisma Anggun, Sambi : Pohon tumbang menutup jalan
- Nawang Jagad, Hargobinangun : Pohon tumbang melintang di jalan
- Karanggeneng, Purwobinangun : Pohon tumbang melintang di jalan
- Gondanglegi, Hargobinangun : Pohon tumbang melintang di jalan
- Wonorejo, Hargobinangun : Pohon tumbang menimpa garasi mobil
- Wonorejo, Hargobinangun : Pohon salam tumbang menimpa kabel jaringan listrik hingga putus
- Wonorejo, Hargobinangun : Pohon tumbang melintang di jalan (terkondisi)
- Kemiri RT 04/08, Purwobinangun : Asbes ukuran 3 meter sebanyak 10 lembar beterbangan dan pecah
- Tanen, Hargobinangun : Pohon mindi menimpa rumah
- Wonorejo, Hargobinangun : Rumpun bambu tumbang menimpa atap rumah milik Bapak Marjio
- Ngepring RT 02 RW 04, Purwobinangun : Kerusakan 10 lembar asbes akibat angin kencang di rumah Bapak Indrayanto
- Ngepring RT 02 RW 04, Purwobinangun : Atap viber pecah tertimpa ranting pohon
- Ngepring RT 02 RW 04, Purwobinangun : Empat lembar asbes rusak dan pecah akibat angin kencang
- Wonokerso RT 4 RW 24, Hargobinangun :
- Pohon melinjo menutup akses jalan utama (terkondisi)
- Pohon melinjo menutup akses jalan (terkondisi)
- Pohon melinjo menutup akses jalan (terkondisi)
18. Wonorejo RT 1 RW 25, Hargobinangun Pohon pete tumbang menimpa jaringan listrik hingga putus
19. Randu RT 2 RW 24, Hargobinangun : Pohon mindi menimpa rumah (terkondisi)
20. Tanen RT 01 RW 24, Hargobinangun : Pohon pete diameter 35 cm tumbang menimpa rumah
21. Kaliurang Selatan, Hargobinangun : Atap rumah asbes ukuran 3 meter sebanyak 6 lembar (kamar, ruang tamu, dan dapur) terbawa angin 22.
22. Tanen RT 01 RW 24, Hargobinangun : Pohon mindi diameter 60 cm menimpa rumah induk dan kamar mandi
23. Karang Pakis, Hargobinangun : Pohon mahoni diameter 40 cm tumbang melintang di jalan dan menimpa mobil
Sedangkan di Kapanewon Cangkringan, tercatat tiga kejadian utama, yakni :
- Umbulharjo, Cangkringan : Pohon tumbang melintang di jalan dan menimpa rumah
- Gambretan RT 06 RW 10, Umbulharjo : Pohon tumbang
- Gambretan RT 06 RW 10, Umbulharjo : Pohon tumbang menimpa rumah
Kendati demikian, Haris menjelaskan bahwa BPBD Sleman bersama warga setempat telah melakukan berbagai upaya penanganan pascakejadian.
"Upaya yang kami lakukan meliputi asesmen data dampak kejadian, koordinasi dengan pihak terkait, serta pemotongan pohon yang tumbang atau berpotensi membahayakan," tegasnya.
Dalam penanganan kejadian ini, lanjut Haris, personil yang terlibat antara lain warga setempat dan BPBD Kabupaten Sleman.
Ia juga memastikan bahwa hingga laporan terakhir diterima, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama angin kencang dan hujan yang masih berpeluang terjadi," pungkas Haris.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dikirim WA (Pribadi)