Rabu, 12 NOVEMBER 2025 • 16:40 WIB

Sambangi Leadership Day 2025 di UGM, Gubernur Malur Sherly Sebut Pemimpin Perempuan Bukan untuk Mendominasi, tapi Menjaga Keseimbangan

Author

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda saat menjadi pembicara pada Leadership Day 2025 di UGM. (Istimewa)

JOGJA - Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menegaskan pentingnya peran perempuan dalam kepemimpinan masa kini. Menurutnya, pemimpin perempuan tidak hadir untuk mendominasi, melainkan menjadi pelengkap dan penjaga keseimbangan dalam proses pengambilan keputusan dan perubahan sosial.

Jal ini disampaikannya saat menjadi pembicara di Leadership Day 2025, yang diberlangsung di Grha Instiper Kampus (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa (11/11/2025).

"Pemimpin perempuan masa kini bukanlah bentuk dominasi, tapi untuk melengkapi dan menjaga keseimbangan," ujarnya.

Sherly menilai bahwa empati merupakan kekuatan khas dari kepemimpinan perempuan. Ia menolak anggapan bahwa empati adalah kelemahan dalam dunia kepemimpinan.

"Empati bukan kelemahan. Dari empati lahir keputusan yang tepat, karena kita benar-benar mendengar. Empati membangun kepercayaan dan memperkuat legitimasi kepemimpinan,” tegasnya.

Acara yang diinisiasi oleh Program Magister dan Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan (DKIK) Sekolah Pascasarjana UGM ini menghadirkan sejumlah tokoh nasional dari berbagai bidang untuk membahas masa depan kepemimpinan di tengah disrupsi teknologi, perubahan sosial, dan tantangan global.

Selain Sherly, pembicara turut hadir diantaranya Dirut BPJS Ketenagakerjaan Pramudya Iriawan Buntoro, Dirjen Sains dan Teknologi, Kemdiktisaintek RI Dr. Ahmad Najib Burhani, Managing Director Holding Operational Daya Anagata Nusantara (Danantara) Agus Dwi Handaya, serta Staf Ahli Bidang Sosial Ekonomi dan Budaya, Kementerian Komunikasi dan Digital RI Raden Wijaya Kusumawardhana.

Ahmad Najib Burhani menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin dalam menjawab persoalan global seperti perubahan iklim, teknologi digital, dan konflik geopolitik.

"Kepemimpinan perlu mampu menghubungkan nilai, ide, dan realitas di masyarakat. Perbedaan justru menjadi kekayaan yang dapat menghasilkan solusi lebih artistik dan bermanfaat,” ujarnya.

Baca juga: Wali Murid SD Nglarang Tagih Janji Pemerintah Imbas Terdampak Tol Yogya - Solo

Sementara itu, Agus Dwi Handaya menguraikan konsep kepemimpinan transformasional sebagai gaya kepemimpinan yang dijalankan dengan integritas tinggi dan visi jelas.

"Pemimpin transformasional harus mampu menjadi strategic business leader, risk leader, dan people leader yang dapat menggerakkan tim, mengelola risiko, dan menciptakan nilai tambah dari setiap peluang," terangnya.

Soal isu kepemimpinan perempuan juga menjadi sorotan, oleh Raden Wijaya Kusumawardhana, yang kemudian dikupas lebih mendalam dalam sesi diskusi antara Sherly Tjoanda dan Prof. Dr. Wening Udasmoro, Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM.

Dalam sesi penutup bertajuk "Youth Leadership: Empowering the Next Generation," Pramudya Iriawan Buntoro bersama Willy Sakareza (Head of Business and Market Development, Traveloka Group) mengajak generasi muda membangun visi kepemimpinan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kolaborasi.

Prof. Wening Udasmoro menilai kepemimpinan modern kini dihadapkan pada kompleksitas global yang tinggi.

"Diperlukan visi yang inklusif dan tindakan nyata, bukan sekadar output kuantitatif. UGM berkomitmen menjadi pusat lahirnya pemimpin berdaya saing global,” katanya.

Baca juga: Komdigi Tunggu Arahan Presiden Soal Pembatasan Game Online

Dekan Sekolah Pascasarjana UGM, Prof. Dr. Siti Malkhamah, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi ruang refleksi dan kolaborasi lintas disiplin untuk memperkuat model kepemimpinan masa depan yang adaptif dan berorientasi pada perubahan.

"Keilmuan harus mampu bertransformasi sesuai perkembangan zaman agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat luas," jelasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dikirim Melalui E-mail

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU